Logo kotaperwira.com

Ulat Bulu Menyebar di Purbalingga, Spesies Ulat Akan Diuji Laboratorium

Purbalingga – Serangan ratusan ulat bulu mulai merambah sejumlah wilayah Purbalingga. Ratusan ulat bulu berwarna coklat kehitaman, mulai banyak menyebar di empat desa di Purbalingga. Ulat tersebut menyebar sedari pekan lalu, kebanyakan berada di pohon mangga. Terakhir, ulat bulu menyebar di sekitar 200 pohon milik warga di Kelurahan Bancar, Kecamatan Purbalingga.

Warga RT 1 RW 4, Bancar, Tugiyono AG mengatakan, kemunculan ulat bulu tersebut sudah ada sedari Kamis (14/4) lalu. Namun, warga tidak terlalu menaydari, jika ulat tersebut sudah menyebar di seluruh wilayah kelurahan.

“Awalnya tidak tahu, tapi setelah ada yang melihat ulat bulu itu ke jendela rumah, langsung diperiksa asalnya dari mana. Ternyata, sumbernya dari pohon mangga,” tuturnya pada Suara Merdeka CyberNews.

Untuk menyegah penyebaran yang semakin meluas, warga sempat membakar ulat yang menempel di pohon di depan rumahnya. “Sorenya sudah dibakar, namun paginya muncul lagi,” kata dia sambil menunjukan lokasi kerumunan ulat itu.

Selepas memperoleh laporan dari warga, Lurah Bancar, Rokhyati lantas berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Dintanbunhut) Purbalingga. “Kami menginventarisir pohon yang ada ulatnya dan langsung melapor,” kata dia.

Namun, kemunculan ulat bulu di Kelurahan bukan yang kali pertama terjadi di Kabupaten Purbalingga. Sedari sepekan lalu, ulat-ulat itu menyebar di tiga kecamatan lainnya. Yakni Desa Brecek dan Sempor, Kecamatan Kaligondang, Desa/Kecamatan Bojongsari.

Dintanbunhut sudah menginjeksi dengan insektisida sejumlah pohon yang dijadikan sarang ulat. Dinas memberikan bantuan 10 Liter insectisida pada kelurahan untuk mengatasi penyebaran ulat bulu itu.

Kepala Dintanbunhut, Lily Purwati mengatakan proses injeksi dipilih lantaran biaya yang murah dan minimnya polusi yang muncul. “Tapi ini masih skala rendah, jumlahnya juga tidak terlalu banyak, seperti di daerah lain. Apalagi sudah dikendalikan,” tuturnya.

Spesies Berbeda

Koordinator POPT Dintanbunhut, Ir Katiran MP mengatakan, ulat bulu yang mulai merebak di sejumlah tempat, spesiesnya berbeda dengan ulat bulu yang berkembang biak di wilayah Jawa Timur. “Memang berbeda, tapi masih akan dipastikan jenis apa melalui pemeriksaan laboratorium,” kata dia.

Namun demikian, dia menuturkan, warga tidak perlu resah dengan perkembangan ulat bulu di Purbalingga. Terlebih dengan sudah ditanganinya penyebaran ulat bulu tersebut. Namundemikian, warga diminta tetap melapor ke dinas, jika di desanya banyak berkembang ulat bulu.

Kemunculan ratusan ulat tersebut dimungkinkan terjadi lantaran cuaca yang mendukung proses pengembangbiakan ulat-ulat bulu tersebut. “Sebenarnya jenis ulat ini sudah ada dari dulu, tapi karena cuacanya mendukung, jadi berkembang pesat,” jelasnya.

Ciri-ciri Ulat yang Menyebar di Purbalingga:

  • Bergerak lambat
  • Tidak terlalu rakus makan
  • Cenderung takut matahari
  • Bentuknya lumayan besar
  • Warnanya coklat
  • Terdapat bintik hitam dan bintik putih di tengah tubuhnya

Suara Merdeka

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42