Logo kotaperwira.com

Tujuh Rumah Sekitar Jembatan Sungai Arus Harus Direlokasi

Purbalingga — Pergeseran tanah di sekitar Jembatan Sungai Arus, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, semakin meluas dan mengancam tujuh rumah di sekitarnya. Untuk itu, Pemerintahan Kecamatan setempat mengusulkan relokasi bagi warga di sekitar jembatan yang ambrol sejak Jumat lalu tersebut.

Camat Rembang Suwarto, Selasa (8/11/2011), mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan wacana relokasi bagi tujuh rumah di sekitar jembatan. Rumah-rumah tersebut milik Saimun, Sukei, Sunarto, Sukar, Sumanto, Cahyudi, dan Riyanto.

“Relokasi diupayakan dengan tanah bengkok milik desa setempat, yaitu Losari,” ujarnya.

Rumah Sekitar Jembatan Sungai Arus Harus Direlokasi

Tanah Halaman Rumah di Sekitar Sungai Arus Retak-Retak Akibat Pergerakan Tanah

Menurut dia, jika sebanyak 41 jiwa yang menghuni tujuh rumah tersebut tetap bertahan di tempat tersebut, akan sangat mengancam keselamatan nyawa mereka. Pantauan Kompas, rumah-rumah warga di sekitar jembatan yang ambrol tersebut sudah retak dan sejumlah sisi dindingnya runtuh. Bahkan, lantai rumah mereka sudah pecah-pecah akibat pergerakan tanah yang terseret ke bawah.

Saat ini, seluruh warga yang menghuni rumah-rumah tersebut masih mengungsi di tempat sanak saudara mereka masing-masing. Sementara barang-barang dikumpulkan di mushala di sekitar tujuh rumah tersebut.

Saemun (54), salah seorang pemilik rumah mengaku tidak keberatan jika harus direlokasi. Namun, dia berharap bantuan pemerintah untuk pembangunan rumah relokasi nantinya.

“Ini rumah kami satu-satunya. Kalau harus pindah, tentu butuh biaya untuk membangun lagi. Untuk itu, kami berharap bantuan dari Pak Bupati,” tuturnya.

Arus deras yang terjadi sejak akhir pecan lalu telah meruntuhkan jembatan Sungai Arus di Desa Losari. Akibatnya, dua desa, yakni Gunungwuled dan Karangbawang, terisolasi hingga kini.

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42