Logo kotaperwira.com

TKI Asal Selabaya Tewas di Malaysia

KALIMANAH – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Yeni Sulistiyaningsih (25) tewas di Malaysia, 24 September lalu. Korban tewas diduga dibunuh oleh kenalannya. Jenazahnya tiba di rumah duka, Rabu (10/10) malam.

Slamet Mulyono, ayah korban mengatakan, ia mendapat kabar jika anaknya dibunuh oleh orang pada 2 Oktober lalu. “Gara-garanya tidak tahu persis, informasinya dibunuh,” katanya usai menyambut kedatangan jenazah anak pertamanya, Rabu (10/10).

Korban berangkat ke Malaysia tiga tahun lalu menggunakan jasa PJTKI asal Adipala, Cilacap, bekerja di sebuah rumah makan di Selangor. Sejak pergi ke Malaysia, korban belum pernah pulang sekalipun. “PT nya kurang jelas, tapi dari Adipala, namanya (pemiliknya) Pak Jamin dan Mba Eli, itu resmi,” katanya.

Setahun di Malaysia, Yeni keluar dari tempat kerjanya. Pada Januari, ia mendapat kabar jika Yeni sudah mengurus paspor di KBRI untuk pulang, namun jangka waktunya hanya 2 bulan. “Namun ia tidak pulang. Pulang-pulang sudah seperti ini,” katanya.

Sementara itu, dari keterangan anggota keluarga lainnya, sebelum kematiannya, janda beranak satu, Sandra Yulia Saputri (6,5) itu dikabarkan kenal dengan seorang laki-laki asal Purwokerto, Banyumas, Gilang Sukoco alias Ucok yang bekerja di perkebunan kelapa sawit.

Informasinya, keduanya sudah melakukan nikah siri. Korban pun keluar dari tempatnya bekerja dan tinggal bersama gilang di gubuk perkebunan kelapa sawit. Suatu ketika, Yeni mengalami cekcok dengan Ucok dan memutuskan kembali ke tempat kerjanya. Namun oleh Ucok, Yeni dijemput kembali. Namun tak lama kemudian, warga di sana menemukan Yeni sudah meninggal di gubuk tersebut.

Dari hasil dokumen yang dibawa oleh petugas medis dari RS Yayasan Bhakti Pertiwi, Jakarta Timur yang membawa jenazah korban disebutkan terdapat luka ganda akibat tusukan dan goresan pada tubuh korban. “Ada luka gores di wajah, di bagian tubuh lainnya tidak tahu karena kami tidak membuka peti mati secara seluruhnya,” imbuh ayah korban.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Purbalingga, Ngudiarto mengatakan, bahwa korban tidak tercatat sebagai TKI melalui PJTKI yang tercatat di dinasnya. “Korban berangkat dari Cilacap, kami tidak memiliki datanya,” katanya.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42