Logo kotaperwira.com

Tingkatkan PAD, Pemkab Lakukan Survei Potensi Pendapatan Daerah

Purbalingga – Upaya meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2012, akan terus dilakukan jajaran pemerintah kabupaten Purbalingga. Salah satu upaya yang akan dilakukan, antara lain dengan melakukan survey potensi beberapa sektor pendapatan asli daerah. “Pada dasarnya kami sependapat dengan pandangan fraksi PDI Perjuangan dan fraksi-fraksi lainnya yang meminta kami untuk selalu melaksanakan intensifikasi dan ektensifikasi pendapatan asli daerah,” kata Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si, saat menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Purbalingga tahun anggaran 2012 di ruang paripurna DPRD, Kamis (10/11).

Sebelumnya, pada Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) Kabupaten Purbalingga tahun anggaran 2012 di ruang paripurna, Rabu ( 9/11) kemarin, tujuh fraksi yang ada di DPRD Purbalingga, menyoroti minimnya target pendapatan asli daerah (PAD) dalam RAPBD 2012. Pada forum itu, tujuh fraksi meminta pemkab meningkatkan target PAD dengan jalan memaksimalkan potensi PAD yang ada di Purbalingga.

Survey potensi pendapatan daerah itu, lanjut Bupati, akan dilakukan terhadap beberapa sektor PAD yang potensinya diperkirakan telah berkembang cukup pesat. Antara lain pada potensi retribusi parkir, pajak-pajak restoran, retribusi pasar, terminal dan IMB. “Kami juga akan melakukan penataan dan pembenahan terhadap UPT Logam dan Gurameh Center agar berfungsi maksimal dan mampu meberikan kontribusi yang optimal terhadap PAD,” katanya.

Upaya lainnya yang akan ditempuh untuk meningkatkan PAD, tambah Bupati, diantaranya melakukan penataan pasar Segamas. Terhadap optimalisasi kontribusi sejumlah BUMD, pemkab juga terus berupaya melakukan pembinaan manajemen, penguatan struktur modal dan pengawasan ketat. Harapannya, pada masa mendatang BUMD yang dimiliki Purbalingga semakin berkembang dan dapat meningkatkan kontribusinya bagi PAD.

Mengenai penurunan target pendapatan yang direncanakan dalam RAPBD 2012 dibandingkan dengan KUA/PPAS, menurut Bupati, karena ada dua pendapatan dari penerimaan radio milik pemkab yang dihapus. “Sesuai UU Penyiaran tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal maka pendapatan Radio Ardi Lawet dan Radio Suara Perwira bukan merupakan pendapatan daerah. Sehingga target dalam RAPBD 2012, dihapus,” jelasnya.

Data yang dihimpun humas, pada KUA/PPAS target pendapatan daerah Kabupaten Purbalingga tahun anggaran 2012 diproyeksikan sebesar Rp. 890,25 miliar. Rinciannya terdiri dari pendapatan asli daerah Rp. 90,36 miliar. Dana perimbangan Rp. 629,23 miliar. Lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp. 170,65 miliar.

Sedangkan dalam RAPBD 2012, Anggaran Pendapatan daerah direncanakan Rp. 890,14 milyar. Terdiri dari PAD Rp. 90,25 milyar, Dana Perimbangan Rp. 629,23 milyar, Lain-lain pendapatan yang sah Rp. 170,65 milyar. Khusus pendapatan radio pada tahun 2011 ini ditarget Rp. 104,94 juta. Meliputi target RSP Rp. 22,5 juta dan Ardi Lawet Rp. 82,44 juta.

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42