Logo kotaperwira.com

Tiga Titik Langganan Macet Saat Arus Mudik dan Balik di Purbalingga

PURBALINGGA – Polres Purbalingga terus melakukan pembenahan dan persiapan menghadapi arus mudik dan balik melalui Purbalingga. Tiga titik diantaranya dipantau ketat karena menjadi langganan macet. Tiga titik itu yakni wilayah Kota, Bobotsari dan Bojongsari.

Kapolres Purbalingga, AKBP Ferdy Sambo SH SIK MH menjelaskan, di tiga titik itu rawan terjadi kemacetan. Misalnya di Bobotsari dengan adanya pasar tumpah dan tak ada lokasi parkir. Sementara di wilayah kota masih adanya kawasan indutri rambut dan jalanan padat setiap jam kerja dan pulang kerja.

Rawan macet dan kecelakaan

Titik rawan macet dan kecelakaan di Purbalingga

“Di jalur kota itu, jalanan juga bercampur parkir, aktifitas pabrik dan banyaknya pertokoan serta jalur utama arah ke Pemalang. Namun masih ada pilihan jalur alternatif melalui Bundaran Segamas dan melalui jalur lingkar Utara tembus perempatan Sirongge,” paparnya, saat rapat kordinasi dengan lintas sekotral, Senin (6/8).

Sementara itu disejumlah kecamatan lainnya masuk sebagai jalur rawan kecelakaan lalulintas. Yaitu di jalan raya Bobotsari-Karangreja (di jalan masuk Bayeman). Masih langganan rawan lakalantas lainnya yaitu jalan raya Purbalingga-Bojongsari. Di jalan utama menuju Pemalang itu akan bertemu semua jalur kendaraan umum dan kendaraan pribadi.

Kondisi jalan yang padat dan sempit akan menambah potensi kecelakaan. Sedangkan di jalan raya Kalimanah-Purbalingga, merupakan jalur utama ke sejumlah kota. Misalnya Semarang dan Solo dan lainnya. Jalan yang cukup lebar dengan kepadatan tinggi saat arus mudk dan balik akan tetap berpotensi terjadi lakalantas.

“Perkiraan kami, mulai H-7 akan nampak peningkatan volume kendaraan di jalan-jalan itu. Karena lebaran akan ditetapkan pada 19 Agustus mendatang. Jadi kemungkinan banyak pemudik memanfaatkan waktu dalam pekan itu,” tambahnya.

Kapolres juga menghimbau para pemudik mewaspadai lokasi rawan bencana alam yaitu tanah longsor. Titik rawan ini hanya ada di jalan raya Bayeman (Tlahap Lor kecamatan Karangreja). Karena selain jalan sempit, banyak tebing dan curam dan minim tanggul pengaman.

Ia juga mengatakan, musim mudik dan balik ini, kejahatan juga berpotensi meningkat. Sejumlah titik rawan kriminalitas harus dipanatau ketat yaitu pusat perbelanjaan, terminal dan rumah pemukiman penduduk yang ditinggal pergi. Pihaknya akan menyiapkan patroli rutin sampai ke wilayah pemukiman. Ditambah kordinasi dengan tkoh masyarakat setempat dan warga.

“Ratusan personil juga kita terjunkan dan diberikan pos pengamanan terpadu. Ada 6 pos pengamanan. Masing-masing di Bobotsari, terminal Purbalingga, Jompo, Bayeman, alun-alun Purbalingga dan Perempatan Ngebrak (Bukateja),” terangnya. Sumber: Radar Banyumas.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42