Logo kotaperwira.com

Tiga Objek Wisata di Purbalingga Lewati Target (PAD)

PURBALINGGA – Tiga dari lima objek wisata yang dikelola Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Purbalingga, berhasil melewati target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketiga objek wisata tersebut adalah objek wisata Gua Lawa, MTL JendraL Soedirman dan Bumi Perkemahan (Buper) Munjulluhur.

Berdasarkan data yang ada di Dinbudparora Purbalingga, hingga Sabtu (24/12) lalu, objek wisata Gua Lawa mampu melebihi target PAD sekitar 4 persen atau Rp 12,730 juta. Dari target PAD yang dibebankan sejumlah Rp 329,997 juta, saat ini Gua Lawa sudah meraih pendapatan Rp 342,728 juta.

Monumen Tempat Lahir (MTL) Jendral Soedirman berhasil melewati target PAD sebanyak 14 persen. Gua Lawa berhasil meraih pendapatan Rp 3,987 juta atau lebih sekitar Rp 483.500 dari target yang dibebankan yakni sebanyak Rp 3,504 juta.

Setali tiga uang, Buper Munjulluhur juga berhasil melewati target PAD yang dibebankan sebanyak 20 persen. Saat ini, Buper berhasil meraih PAD Rp 72,686 juta atau lebih sekitar Rp 12,171 juta dari target PAD sebanyak Rp 60,514 juta.

Objek wisata petilasan Ardi Lawet, yang dikelola bersama antara Dinbudparpora dan Pemerintah Desa juga sudah memenuhi target PAD per 24 Desember lalu. Petilasan Ardi Lawet sudah mengantongi PAD Rp 7,008 juta.

Sedangkan dua objek wisata lainnya, yakni Wana Wisata Serang, masih belum memenuhi target PAD. Hingga Sabtu (24/12) lalu, Wana Wisata Serang baru meraih PAD sebanyak Rp 1,950 juta atau kurang tiga persen dari PAD yang dibebankan. Meski belumm memenuhi target, Dinbudparpora melalui Kabid Pariwisata, Titi Setyawati yakin PAD dari Wana Wisata Serang bisa terpenuhi hingga akhir tahun ini.

Sedangkan pendakian Gunung Slamet gagal memenuhi target PAD, disebabkan adanya larangan pendakian di gunung ini, oleh BMPG. Saat ini, pendakian Gunung Slamet baru memenuhi PAD sebanyak Rp 501 ribu. Target yang dibebankan kepada pendakian Gunung Slamet selama 2011 adalah Rp 9,996 juta.

“Pendakian Gunung Slamet baru dibuka per 1 Oktober lalu. Sebelumnya dituup karena adanya larangan pendakian. Jadi menurut kami itu tidak menjadi masalah, karena tidak tercapainya target PAD disebabkan faktor alam,” jelasnya.

Selain itu, dua fasilitas olahraga yang dikelola oleh Dinbudparpora, yakni GOW Mahesa Jenar dan Stadion Goentoer Darjono juga berhasil melewati target PAD. GOR Mahesa Jenar berhasil meraih PAD Rp 60,276 juta, sedangkan Mahesa Jenar berhasil mendapatkan PAD Rp 9,350 juta.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42