Logo kotaperwira.com

Tarif Angkutan Lebaran Kabupaten Purbalingga Tahun 2011

Purbalingga – Dalam rapat koordinasi Ekuinda, Rabu (10/8) kemarin, pada masa lebaran tahun 2011 ini, tarif angkutan lebaran diperkirakan bakal menggunakan batas atas. Sementara, khusus angkutan kota dan angkutan perdesaan, masih menunggu kordinasi dengan organisasi atau paguyuban masing- masing.

“Untuk angkudes dan angkot kemungkinan bisa naik sekitar 20 persen. Dari semula Rp 2.250 (Angkota) dan Rp 2.250 (Angkudes kurang dari 12 kilometer), bakal naik menjadi rata-rata Rp 2.700. Jika melebihi 12 kilometer ditambah Rp 175 perkilometer,” jelas Kepala Dinhubkominfo kabupaten Purbalingga, Drs Yonathan Eko Nugroho MHum, kemarin.

Yonathan menjelaskan, sesuai peraturan Gubernur Jateng Nomor 04 Tahun 2009 Tentang Tarif Dasar Batas Atas dan Batas Bawah AKDP kelas ekonomi dan mobil bus umum di Provinsi Jateng, tarif dasar bus AKDP kelas ekonomi Rp 139/ penumpang/ kilometer (Batas Atas). Lalu untuk batas bawah Rp 86/ penumpang/ kilometer.

“Kita perkirakan para pengelola atau awak angkutan umum akan menerapkan batas atas saat menjelang lebaran atau sesuai ketentuan yang ditetapkan,” jelasnya.

Dia mencontohkan, untuk jalur trayek bus AKDP yang melalui terminal Purbalingga, antara lain bus besar Purwokerto-Purbalingga-Wonosobo, yaitu dengan jarak 108 kilometer maka batas bawah tercapai Rp 10.400 dan batas atas senilai Rp 16.800.

Lalu untuk bus kecil dan sedang, dengan trayek Purwokerto-Purbalingga-Bobotsari-Karangreja dengan jarak 43 kilometer, dikenakan tarif Rp 6.100 (Batas Atas) dan Rp 3.800 (Batas Bawah).

Lebih lanjut dikatakan Yonathan, sampai 2011 ini jumlah angkutan umum masing- masing untuk bus AKAP (43 unit), AKDP (295 unit), angkutan Kota (211 unit), Angkutan Perdesaan (509 Unit) dan sisanya kendaraan angkutan lainnya (travel) sebanyak 21 unit.

“Semua kendaraan itu akan mendukung kesiapan angkutan lebaran di kabupaten Purbalingga 2011 ini. Ditambah kesiapan petugas dan kondisi terminal yang akan dioptimalkan,” katanya.

Kondisi terminal lanjut Yonathan dalam kondisi baik, yaitu terminal Purbalingga dan Bukateja. Sementara untuk terminal Bobotsari cukup baik karena landasan yang rusak belum bisa diselesaikan sebelum lebaran, menunggu penetapan anggaran. Ditambah terminal Kejobong, Kutabawa dan Kutasari yang cukup baik.


Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42