Logo kotaperwira.com

Target Penyerapan Pangan Karesidenan Banyumas Baru 41 Persen

Purwokerto – Meski harga gabah di tingkat petani melonjak jadi Rp2.800 per kilogram (kg), penyerapan pangan masih terus berjalan. Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) IV Banyumas, Jawa Tengah, mampu menyerap 39 ribu ton setara beras.

Jumlah yang berhasil diserap sebanyak itu sama dengan 4% dari total target 95 ribu ton. Menurut Kepala Bulog Sub Divre IV Banyumas Witono, penyerapan akan terus dilakukan untuk mencapai target tersebut.

“Mitra Bulog yang berada di lapangan terus melakukan pembelian gabah petani untuk diproses menjadi beras. Sampai sekarang penyerapan tetap berjalan,” katanya, Rabu (20/4).

Meski demikian, Humas Bulog Banyumas Priyono mengakui penyerapan cenderung menurun didandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya. Pada saat panen biasanya Bulog bisa menyerap 1.000 sampai 1.500 ton per hari, sedangkan kini rata-rata hanya 300 hingga 400 ton.

“Penyerapan masih jalan, namun jumlahnya cenderung turun. Karena hampir seluruh wilayah kerja Bulog Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Cilacap, dan Purbalingga masa panenannya hampir selesai. Hanya tinggal sebagian kecil di Cilacap,” kata Priyono.

Walau penyerapan cenderung turun, stok di gudang Bulog cukup untuk melayani kebutuhan beras bagi keluarga miskin (raskin) hingga Agustus mendatang. “Sampai Agustus kami siap melayani raskin untuk empat kabupaten, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Cilacap. Setiap bulannya distribusi raskin mencapai 6.684 ton per bulan,” ujarnya.

Sumber: Media Indonesia

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42