Logo kotaperwira.com

Siswi MTs Maarif NU 05 Majasari Diduga Jadi Korban Penculikan

Kenalan Lewat Facebook

PURBALINGGAOviani Yanuar Ramadyanti (15), siswi Klas 9 A MTs Maarif NU 05 Majasari, Bukateja, Purbalingga (Jateng), sudah 10 hari hilang entah kemna. Via -demikian ia biasa dipanggil- hilang dari rumahnya di RT 03/RW 03 Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, setelah berkenalan dengan seseorang melalui jejaring sosial Facebook.

Via menghilang sejak Minggu (15/4) sore sekitar jam 16.00 WIB, setelah dijemput oleh seseorang yang mengaku bernama Afik (20), seorang remaja warga Desa Krenceng, Kecamatan Kejobong. Saat itu, Afik yang membawa sepeda motor, menjemput bersama seorang temannya yang hingga kini belum diketahui identitasnya, sehingga saat itu mereka naik motor yang dinaiki tiga orang, di mana Via duduk di tengah, dan hingga kini tidak diketahui di mana keberadaannya.

Kepergian Via membikin kalang kabut kedua orangtuanya, Partomo (32) dan Ny. Mulyatimah (30), dan pihak sekolah tempat Via belajar. Pasalnya, seharusnya Via mengikuti Ujian Nasional (UN) sejak Senin (23/4). Mengingat hingga hari Selasa (24/4) Via tidak juga pulang, maka sudah dua hari ini Via tidak mengikuti UN.

“Saya kalut sekarang ini. Ketika Via pergi sama teman lelakinya itu, saya masih bekerja di Jakarta. Begitu dikabari Via hilang, saya segera pulang. Istri saya sekarang sering pingsan dan kurus badannya, karena memikirkan Via,” ujar Partomo, Selasa (24/04/2012).

Partomo sendiri selama ini bekerja sebagai penjual jajanan anak-anak, yang hasilnya tidak menentu. Sedang istrinya, hanya sebagai ibu rumah tangga, dengan dua anak, yakni Via sebagai anak pertama dan adiknya.

Dari keterangan Partomo maupun tetangganya Syaifulah (40), yang juga karyawan bagian Tata Usaha MTS Maarif NU 05 Majasari, Bukateja, Purbalingga diketahui, bahwa pada Minggu (15/4) sore itu sekitar jam 16.00 WIB, Via didatangi temannya yang dikenalnya lewat handphone dan jejaring sosial Facebook. Teman lelaki itu bernama Afik, warga Desa Krenceng, Kecamatan Kejobong.

Saat itu, Afik datang bersama seorang teman lelakinya yang tidak diketahui namanya. Beberapa tetangganya sempat melihat, Via berboncengan sepeda motor bertiga, dan Via berada di tengah, kemudian sepeda motor itu melesat ke arah Kota Purbalingga. “Sejak saat itu, sampai sekarang, saya tidak mengetahui keberadaan Via,” ujar Syaifullah.

Pada Rabu (18/4), Partomo dengan didampingi Syaifullah melaporkan kejadian itu ke Kepala MTs Maarif NU 05 Majasari, H Muhtamil S.Ag. “Kami ikut prihatin dengan kepergian Oviani. Dia tinggal beberapa langkah lagi menyelesaikan pendidikannya di MTs ini, namun malah begini jadinya. Kami akan berusaha dan berharap, agar Via bisa kembali untuk mengikuti ujian susulan yang akan digelar mulai Senin (30/4) hingga Jumat (4/5),” ujar Muhtamil.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42