Logo kotaperwira.com

Silaturahmi di Mrebet, Wabup Tunggu Para Tamu Undangan

Purbalingga – Tak seperti biasanya. Saat melaksanakan sebuah acara, biasanya para tamu undangan yang harus menunggu kehadiran pejabat. Namun yang sebaliknya terjadi di kecamatan Mrebet. Saat menghadiri acara silaturahmi Bupati dan Wakil Bupati dengan jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat di wilayah Kecamtan Mrebet, giliran Wakil Bupati Drs H Sukento Ridho Marhaendrianto MM beserta tim pendamping yang harus menunggu kehadiran para tamu undangan. Akibatnya, acara yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 09.00 harus molor hingga satu jam.

“Tidak apa-apa, saya tidak marah. Tapi memang ini hanya unik dan baru pernah terjadi selama pelaksanaan silaturahmi di wilayah kecamatan,” kata Wabup saat mendapat giliran memberikan sambutan. Dia menandaskan, memang sebaiknya sebuah acara dapat berlangsung sesuai rencana. Tidak ada yang harus menunggu dan tidak ada yang harus ditunggu.

Sebelumnya, Camat Mrebet Sarno S.Sos sempat meminta maaf kepada rombongan Wabup karena saat rombongan wabup tiba di lokasi acara, baru ada beberapa gelintir undangan yang hadir. Dia mengaku, sejak awal undangan sudah dikirim dengan pesan agar para undangan bias datang tepat waktu. Hal ini tambah Sarno, karena pada hari ini, ada dua kegiatan silaturahmi yang akan dihadiri Bupati dan Wabup.

“Tapi nyatanya kehadiran para undangan hadir tidak seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, kepada Bapak wakil bupati kami mohon maaf,” katanya.

Masyarakat Diharapkan Ikut Mengawasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan

Sementara itu, Bupati Drs H Heru Sudjatmoko M.Si yang datang usai hikmah silaturahmi oleh Ustadz Abdul Rauf S.PdI hanya meminta bantuan masyarakat agar ikut mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan di wilayahnya. Bupati merasa, pengawasan yang dilakukan oleh pengawas proyek belum maksimal. Terbukti masih banyak ditemui pelaksanaan proyek yang digarap tidak sesuai kontrak.

“Bukan hanya camat yang harus ikut mengawasi pembangunan di wilayahnya. Kepada para kepala desa dan tokoh masyarakat juga saya minta ikut mengawasi proses pembangunan yang ada,” tandas Heru.

Tahun ini, gelontoran kue pembangunan untuk kecamatan Mrebet meningkat menjadi lebih dari Rp. 3,5 milyar, dibandingkan alokasi pembangunan tahun 2010 yang hanya berkisar Rp. 1,5 milyar. Alokasi anggaran pembangunan wilayah Mrebet, digunakan untuk pemeliharaan jalan yakni Biting-Kecomberan-Sangkanayu, Pagerandong-Bojong dan Serayu-Campakoah. Juga untuk rehabilitasi bangunan dan saluran irigasi Supiturang mengunakan dana DAK senilai Rp. 399 juta. Lainnya berupa kegiatan Pamsimas di dua desa yakni Sindang dan Bojong masing-masing senilai Rp. 220 juta.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wabup berkesempatan menyerahkan santunan kepada dua ahli waris penderes yang meninggal dunia akibat jatuh dari pohon kelapa. Santunan diberikan kepada Ahli waris almarhum Rikin dan Tahkirin keduanya warga RT 01/8 Desa Cipaku masing-masing Rp. 5 juta.

Usai pelaksanaan silaturahmi di Kecamatan Mrebet, rombongan melanjutkan silaturahmi di Kecamatan Padamara. Sesuai Jadwal, kegiatan silaturahmi Bupati dan Wakil Bupati ke kecamatan masih akan dilaksanakan hingga dua hari ke depan. Pada Rabu (21/9) di kecamatan Kemangkon dan Purbalingga. Terakhir, silaturahmi dilaksanakan di kecamatan Bobotsari dan Karangreja, Kamis (22/9) lusa.

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42