Logo kotaperwira.com

Serangan Tikus di Kalialang Meresahkan Petani

KEMANGKON – Serangan hama tikus di Desa Kalialang, Kecamatan Kemangkon semakin meresahkan. Petani dibuat kesal dengan serbuan hewan pengerat ini. Sebab ketika diburu, binatang ini gesit melarikan diri. Mereka juga mempunyai banyak lubang persembunyian di pematang dan pinggiran sawah.

Tak hanya padi, tanaman palawija pun tak luput dari serangan hama ini. “Sudah sangat meresahkan. Karena hampir semua tanaman padi dan palawija di Kalialang sudah dirusak tikus. Tikus ini tidak memakan padi dan palawija melainkan hanya merusak sehingga tidak bisa dipanen,” kata petani, Marsin (45).

Sementara itu seorang tokoh masyarakat yang juga Kapolsek Kutasari, AKP AF Sarpono juga merasa kesal. Sebab dia batal panen cabe keriting akibat serangan tikus ini. Lahan seluas 150 ubin dengan 3.500 batang cabe yang mestinya sudah bisa dipanen, menjadi gagal panen karena dirusak tikus.

“Tikus sudah merusak puluhan hektare lahan, baik lahan padi, jagung maupun palawija lainnya. Tak hanya tikus berukuran kecil, ada pula tikus berukuran besar atau wirog yang juga ikut merusak tanaman. Karena itu petani sepakat melakukan gropyokan serempak,” kata Sarpono, Senin (3/12).

Petani menduga jumlah tikus yang menyerang Kalialang jumlahnya ribuan ekor. Sebab luas area yang diserang tikus mencapai puluhan hektare. Akhirnya disepakati untuk melakukan gropyokan setiap hari mulai 24 November lalu. Dalam waktu empat hari ini jumlah tikus yang berhasil dibasmi sekitar 1.600 ekor.

“Tidak hanya tikus dewasa yang kami buru tetapi juga anak tikus. Kami akan terus melakukan gropyokan setiap hari sampai dirasa kira-kira sudah tidak ada serangan tikus. Rencananya besok petani kembali akan melakukan gropyokan di area yang belum digropyok,” katanya.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42