Logo kotaperwira.com

Selisih Volume Pekerjaan Harus Dilengkapi Bukti Dokumen

Purbalingga – Kinerja pengawasan oleh lembaga pengawas fungsional Inspektorat Kabupaten Purbalingga dipertanyakan kalangan asosiasi penyedia jasa konstruksi. Pasalnya pihak asosiasi sering merasa dirugikan oleh temuan pengawas saat pekerjaan sudah selesai seratus persen. Bahkan telah diperiksa oleh konsultan pengawas dan pengawas tehnis dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Purbalingga.

Diakui Inspektur Inspektorat Kabupaten Purbalingga Yanuar Abidin SH, setelah pihaknya melakukan pemeriksaan, sering terjadi adanya temuan menyangkut denda keterlambatan maupun selisih volume dan lainnya. Yang menjadi masalah, menurut Yanuar ketika terjadi selisih volume, rekanan pelaksana pekerjaan tidak dapat menjelaskan. Bahkan tidak ada bukti dukung administrasi.

“Ada satu rekanan yang telah kami periksa pekerjaanya, ternyata kami temukan adanya selisih volume. Dia mengatakan selisih itu telah digunakan untuk pekerjaan tambah kurang. Tetapi ketika kami tanya mana bukti pekerjaan tambah kurang itu. Dia tidak bisa menjelaskan karena tidak didukung bukti administrasi yang lengkap,” ungkapnya disela-sela Rapat Koordinasi dan Pembinaan Konsultan Pengawasan di Operation Room Graha Adiguna Setda Purbalingga, Selasa (21/6).

Karenanya ia berpesan kepada seluruh asosiasi, agar sekecil apapun adanya perubahan pekerjaan harus didukung dengan dokumen. Baik menyangkut pekerjaan tambah, pekerjaan kurang atau adanya perubahan waktu.

“Termasuk ketika dilapangan ada perubahan perintah. Perintah dari pengguna anggaran atau dari siapapun berkaitan dengan pekerjaan itu. Tolong dicatat, didokumentasikan dan kalau perlu difoto. Karena itu nantinya bisa menjadi bukti administrasi,” katanya.

Menyangkut pelaksanaan kegiatan jasa konstruksi, Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko M.Si menekankan agar seluruh unsur pelaksanan pekerjaan dapat meningkatkan kinerjanya. Kinerja perencanaan perlu ditingkatkan kualitasnya. Selain itu harus dikomunikasikan dengan SKPD dan pelaksana teknis sehingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan tidak menemui kendala. Bupati juga meminta kinerja pelaksana konstruksi dan pengawasan makin menunjukan tren peningkatan.

“Mumpung hujannya lagi jarang, mesti dimanfaatkan sebaik-baiknya. Khusus untuk pekerjaan konstruksi (jalan dan jembatan), karena itu merupakan unsur pelayanan masyarakat, secara umum mohon diusahakan dapat digunakan pertengahan bulan puasa,” tandas Heru.

Masih Proses Pengadaan Barang

Sesuai laporan yang masuk ke Bagian Pembangunan Setda Purbalingga, hingga saat ini semua SKPD masih melakukan proses pengadaan barang. Satu-satunya SKPD yang sudah mencanangkan penandatanganan dokumen kontrak adalah DPUK sejumlah 59 paket dari 72 paket yang ditangani. Nilai kontrak yang ditetapkan Rp. 42,94 milyar dengan sisa lelang Rp. 196,4 juta. Sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah dilaksanakan 13 paket. Lainnya 44 paket pengadaan langsung pada Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dinpertanhutbun) sudah jelas lokasinya.

“Kegiatan lainnya masih dalam proses persiapan lelang dan laporannya secara bertahap mulai masuk di bagian Pembangunan,” kata Kabag Pembangunan Drs Suroto M.Si.

Kegiatan Rakor dan Pembinaan Konsultan pengawasan dihadiri Bupati Drs Heru Sudjatmoko M.Si, Sekda Drs Subeno MM dan Inspektur Inspektorat kabupaten Yanuar Abidin SH dan Kabag Pembangunan Drs Suroto M.Si. Kegiatan itu, diikuti seluruh SKPD pengguna jasa konsultansi, konsultan perencana dan konsultan pengawas mitra kerja SKPD serta para ketua asosiasi jasa usaha konstruksi.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42