Logo kotaperwira.com

Sagita Putri Krisdewanti, Rela Ngejus Sayur Demi Prestasi

PURBALINGGA – Biasanya anak-anak yang tak menyukai sayur atau buah, cenderung sulit untuk berubah menjadi menyukai komoditas ini. Meski dipaksa sekalipun, tetap tidak mudah. Tetapi, hal ini tak berlaku bagi Sagita Putri Krisdewanti. Demi cita-cita menjadi perenang hebat, anak ke dua dari tiga bersaudara pasangan Sugiarto (46) dan Sri Rejeki (41) itu rela mengonsumsi jenis makanan yang tak ia sukai.

Untuk membantu Sagita, buah atau sayur itu dibuat jus oleh ibunya. Oleh karena itulah, siswi kelas II SMP 3 Purbalingga itu tak harus berlamalama mengunyah sayur. Meski awalnya jus dibuatkan ibunya, kini Tata (panggilan akrab Sagita) ngejus sendiri.

Prestasi Internasional

Dia mengaku kebiasaan meminum jus buah dan sayur itu dilakukan sejak masih kelas IV SD. Sayur dan buah yang di jus antara lain kacang panjang, kecipir, cesim dan wortel. Agar tidak bosan, menunya diganti tiap hari, misalnya Senin wortel, hari berikutnya cesim dan seterusnya. “Kalau siang ngejus sayur, malam harinya buah. Untuk menambah protein, tiap selesai latihan makan telor rebus dua butir, ” jelas warga Jl Krida Mulya No 18 Kelurahan Kembaran Kulon, Purbalingga ini.

Dengan dukungan gizi dari jus sayur tersebut ditambah kemauan keras untuk maju serta bimbingan pelatih Dwi Bangun Ari Bawono, Tata mampu meningkatkan kemampuannya di kolam renang. Prestasi demi prestasi diraih dalam berbagai kejuaraan renang.

Akhir tahun lalu, Tata mencatat hasil luar biasa di Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia (KRAPSI) di Surabaya. Dia merebut enam medali emas, satu perak dan satu perunggu. Emas diraih di nomor 50 m, 100 m, 200 m, 400 m, 800 m gaya bebas dan 50 m kupu, perak 100 m kupu dan perunggu 1.500 m bebas.

Sebelumnya di Pekan Olah Raga Pelajar Nasional (Popnas) Riau 2011 mendapat dua emas (50 m dan 100 m bebas) serta satu perak (200 m bebas), Kejuaraan Asia di Jakarta masuk empat besar nomor 200 m dan lima besar jarak 100 m bebas serta perunggu di beregu. “Saya ingin berprestasi internasional, ” tuturnya.

Pelatih Bangun mengaku sangat terkesan pada Tata, karena atlet itu memiliki kemauan yang sangat keras untuk maju.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42