Logo kotaperwira.com

Ratusan Hektar Tanaman Rusak di Banyumas

Purwokerto – Ratusan hektar tanaman perkebunan dan pertanian rusak dan tak bisa diselamatkan dari serangan hama tanaman yang berkembang di tengah tingginya curah hujan. Hal itu dkatakan Kepala Laboratotium Pengamatan Hama dan Penyakit (LPHP) wilayah Banyumas, Tri Gunawan, di Banyumas, Senin (7/2).

Musim hujan yang cukup ekstrim membuat serangan hama berbagai jenis tanaman merajalela. Perkembang biakan hewan dan tanaman pengganggu berkembang biak secara luar biasa.

Dikatakan, hama tanaman yang sedang mengganas di empat kabupaten wilayah eks Karesidenan Banyumas, adalah hama layu fusarium menyerang tanaman pisang dan hama CPVD yang menyerang tanaman jeruk. “Jika tanaman terserang hama ini, biasanya sulit diselamatkan lagi,” kata Gunawan.

Tanaman pisang yang terserang Layu Fusarium gejalanya terlihat ketika mulai berbuah. “Tanaman yang sedang berbuah dan tandan pisangnya yang tinggal menunggu tua, tiba-tiba menjadi layu dengan ciri daun mengering dan ketika buah pisangnya diiris akan terlihat bintik-bintik hitam,” jelasnya.

Di Kabupaten Banjarnegara, tanaman pisang yang terserang hama ini mencapai 4247 hektar, di Purbalingga 33 hektar, Banyumas 158 hektar, dan Cilacap 125 hektar.

Sedangkan untuk hama CPVD yang menyerang tanaman jeruk, menyerang tanaman jeruk di Banyumas dan Cilacap. Di Banyumas, lahan tanaman jeruk yang terserang hama ini mencapai 158 hektar dimana tanaman yang puso juga mencapai 158 hektar. Demikian juga di Cilacap, tanaman jeruk yang terserang hama ini mencapai 497 hektar

Hama juga menyerang tanaman padi, paling menonjol saat ini adalah serangan tikus, penggerek batang dan wereng coklat. “Tingkat kelebbapan udara akibat curah hujan tinggi pengaruh dari La Nina menyebabkan perkembangbiakan hama menjadi cukup tinggi,” katanya.

Sumber : Pikiran Rakyat

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42