Logo kotaperwira.com

Putaran Kelima FFP 2011 Layar Tanjleb Desa Gumiwang Purwanegara Banjarnegara

Banjarnegara – “Monggo-monggo! Bapak-Ibu, Adik-adik sekalian. Hadirilah! Nanti malam, Layar tancap di pelataran balai Desa Gumiwang. Jangan sampai ketinggalan!!”.

Seorang pemuda desa di atas mobil pick-up berkoar-koar, berkeliling mengabarkan pergelaran layar tancap sebagai rangkaian program Layar Tanjleb Festival Film Purbalingga, Sabtu 7 Mei 2011. Sementara di pelataran Balai Desa Gumiwang, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara sore itu, “Laskar Layar Tanjleb” (sebutan untuk tim Layar Tanjleb yang terdiri dari pemuda desa) sibuk menancapkan layar dan segala persiapannya.

Pemuda-pemudi itu bagian dari Karang Taruna “Krida Taruna” Desa Gumiwang yang sudah sekitar sebulan lalu bersama Cinema Lovers Community, penggagas Festival Film Purbalingga, mempersiapkan pemutaran Layar Tanjleb serta sempat menghasilkan karya video profil desa yang turut diputar.

Ketua Karang Taruna “Krida Taruna” Kuswoyo mengatakan, baru kali ini organisasi pemuda yang dipimpinnya bekerja sama dengan pihak luar. “Kalau kegiatan pemutaran film sudah beberapa kali dilakukan, tapi sekarang terlihat lebih serius, karena dipersiapkan dan diprogram lebih matang,” tuturnya.

Gerimis di Tengah Pemutaran

Usai waktu Maghrib, warga desa mulai berduyun-duyun, dari anak-anak hingga orang dewasa menuju pelataran balai desa. Tidak hanya itu, beberapa penjual kaki lima pun turut meraup rezeki dari penonton yang hadir.

Langit cerah yang sudah terlihat sejak sore, namun tak demikian di malam harinya. Gerimis sempat jatuh di tengah pemutaran film. Ternyata tidak membubarkan penonton. Mereka yang berada di tengah pelataran, bergeser ke emper balai atau kantor desa.

Di sela sesi pemutaran, presenter membagikan doorprize yang tidak biasanya. Doorprize-doorprize itu merupakan sumbangan dari warga seperti pedagang bakso, mie ayam, maupun warung makan yang turut berpartisipasi berupa kupon makan gratis.

Layar Tanjleb di Desa Gumiwang diakhiri dengan pemutaran film dokumenter “Hope” sutradara Andibachtiar Yusuf dari Jakarta. Pemutaran di Banjarnegara akan berlanjut ke Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang.

Festival Film Purbalingga

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42