Logo kotaperwira.com

Purbalingga Kewalahan Penuhi Ekspor Knalpot ke Jerman dan Dubai

Purbalingga – Pengrajin knalpot asal Purbalingga, Jawa Tengah, mulai kebanjiran pesanan untuk memenuhi pasar di luar negeri. Namun, karena keterbatasan peralatan dan ketrampilan tenaga kerja, mereka kewalahan untuk memenuhi pesanan dari Jerman dan Dubai.

“Kami kewalahan untuk memenuhi pesanan knalpot yang dipesan untuk jenis mobil Mercedes Benz sebanyak 200 buah per bulan ke Jerman dan Dubai,” terang pengrajin knalpot di Purbalingga, Muhajirin, Rabu (13/4).

Namun untuk pesanan dalam negeri, kata dia, masih belum ada persoalan. Ia menambahkan, pesanan knalpot berbagai jenis dalam satu bulannya mencapai 3.000 buah untuk memenuhi sebagian besar permintaan dalam negeri.

Namun dalam beberapa bulan terakhir ini, kata dia, ada pesanan dari Jerman dan Dubai. “Pesanan knalpot semakin meningkat seiring dengan perkembangan industri automotif. Namun, karena keterbatasan alat pencetak dan mesin, kami hanya bisa mengirimkan 50 buah per bulan,” kata Muhajirin.

Semula pesanan hanya ke Jerman, tetapi kini sudah mulai merambah untuk memenuhi konsumen di Syria. “Jika ada alat pencetak, kami optimis bisa memenuhi kebutuhan permintaan tersebut,” katanya.

Sementara ini, kata dia, untuk mesin penggerak pembuat knalpot, pengrajin masih menggunakan fasilitas milik Pemkab Purbalingga yang ada di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Logam,” kata Muhajirin. Saat ini, kata dia, harga alat pencetak knalpot berkisar antara Rp 100 juta – Rp 300 juta tergantung jenis knalpot yang dicetak.

Muhajirin yang kini memperkerjakan 18 orang karyawan, sejak tahun 2008 lalu juga sudah memenuhi permintaan knalpot sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) kendaraan. Seperti Daihatzu dengan jenis knalpot untuk Xenia, Luxio, Cyrion. Jumlah pesanannya sudah ribuan.

Sedang untuk jenis Daihatzu Terios pesanan sebanyak rata-rata 5.000 – 10.000 setiap kali kontrak. Kemudian mulai tahun 2010, dia juga menerima pesanan dari Suzuki APV dan Luxury untuk pabrik di Bogor. Jumlahnya sudah mencapai 2.000 buah.

“Juga pesanan untuk Suzuki Swift GT 3 pada tahun 2010 dan sudah kami kirim sebanyak 2.000 buah,” kata Muhajirin yang membuka bengkelnya di Dukuh Peniron, Kelurahan Wirasana Purbalingga.

Sumber : Tempo Interaktif

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42