Logo kotaperwira.com

Psy War Jelang Derby Panas Persibangga vs Persibas

PURBALINGGA – Derby antara Persibangga Purbalingga dan Persibas Banyumas di Stadion Satria Purwokerto akan berlangsung beberapa hari lagi. Namun, suasana mulai memanas. Psy war sudah mulai dilakukan oleh Persibangga Purbalingga menjelang laga sarat gengsi dan emosi itu.

General Manager (GM) Persibangga, H Rohman Supriyadi mengaku tidak akan takut meski harus tampil di kandang Persibas, dalam laga yang rencananya akan digelar Sabtu (25/1) mendatang. “Kami akan menjadikan Stadion Satria seperti kandang kami,” kata pria asal Banjarnegara ini, seusai laga Persibangga kontra Pesik Kuningan, di Stadion Goentoer Darjono, Sabtu (14/1) lalu.

Dia memastikan, Persibangga bakal memerahkan kandang Persibas di Stadion Satria Purwokerto. Dalam laga itu, ribuan suporter setia Persibangga, Laskar Bralink Mania akan datang ke Purwokerto untuk memberikan dukungan kepada Fauzan Fajri dkk. “Kami akan memenuhi stadion dengan Bralink Mania. Kami akan memerahkan Stadion Satria,” tegasnya.

Dia menjelaskan, dengan memerahkan Stadion Satria, hal itu akan menjadikan suasana pertandingan seperti di Stadion Goentoer Darjono, kandang Persibangga. Sehingga mental bertanding skuad besutan Ahmad Muhariah ini akan naik dan mampu memetik poin di kandang Persibas.

Pertandingan kontra Persibas itu, menurutnya sangat penting bagi Persibangga, sebelum melakoni laga tandang ke kandang Persika Karawang. Persibangga sendiri akan menghadapi laga kandang lima kali berturut-turut, yakni dikandang Persibas, Persika Karawang, PSB Bogor dan Pesik Kuningan.

Selama beberapa tahun terakhir, sejak masih bernama Persap Purbalingga, Persibangga selalu terlibat persaingan panas dengan Persibas. Terakhir, kedua tim terlibat persaingan panas dalam Kompetisi Divisi II PSSI musim lalu, saat Persibas melaporkan Persibangga dalam kasus penggunaan pemain tidak sah.

Persibas sempat di atas angin ketika Komisi Disiplin PSSI mengabulkan laporan mereka dengan memberikan sanksi kepada Persibangga. Namun, di tingkat Komisi Banding, giliran Persibangga yang menang. Di akhir kompetisi, Persibangga mampu menjadi juara Kompetisi Divisi II, sedangkan Persibas gagal promosi ke Divisi I, meski akhirnya berkat penambahan jumlah peserta Divisi I, Persibas akhirnya terkatrol ke Divisi I.

Akibat persaingan itu, kedua kelompok suporter juga ikut terlibat persaingan panas. Bahkan, saat pertandingan Kompetisi U-18 Penprov PSSI Jawa Tengah antara Persibangga kontra Persibas di Stadion Satria, kedua kelompok suporter nyaris bentrok di luar stadion. Akan tetapi, berkat kesigapan petugas keamanan yang menjaga pertandingan bentrok urung terjadi.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42