Logo kotaperwira.com

Proses Pencairan Tunjangan Profesi Berbelit, Ratusan Guru Kecewa

BOBOTSARI – Ratusan guru sekolah dasar di kecamatan Bobotsari kecewa. Mereka mengeluhkan berbelitnya pencairan tunjangan profesi guru (tunjangan sertifikasi guru) tahun 2012. Mereka tidak dapat mencairkan tunjangan profesi pada pekan ini. Hal ini terjadi karena perbedaan bank penyalur.

Sebelumnya, pemerintah pusat sudah menginstruksikan melalui dinas pendidikan kabupaten agar para guru membuat rekening di Bank Rakyat Indonesia. Namun di sisi lain, dana yang masuk ke kas daerah (DPPKAD) masih menggunakan rekening Bank Jateng. Dari DPPKAD, dana itu masuk ke rekening UPT Dindik kecamatan terlebih dahulu dan baru bisa dicairkan.

“Yang membuat berbelit yaitu bendahara harus menulis satu persatu slip pencairan tunjangan yang baru turun dua bulan itu. Ini terjadi karena beda bank. Para guru bisa mengambilnya di rekening masing-masing setelah slip pencairan dibuat,” kata salah satu guru, Setyo Hadi, Jumat (8/6).

Setidaknya ada 105 guru SD yang berhak menerima tunjangan sertifikasi itu. Sebanyak 51 di Bank Rakyat Indonesia dan sisanya di BNI. Namun semuanya harus menunggu bendahara UPT membuat slip secara perorangan agar bisa mencairkan dana itu. Padahal, bendahara UPT Dinas Pendidikan Kecamatan tentunya membutuhkan waktu untuk menyiapkan slip tunjangan itu.

Hal ini berbeda denngan pencairan tahun 2011 lalu. Pada tahun lalu, dana tunjangan disalurkan dari kas daerah ke rekening masing-masing guru secara langsung. Namun saat ini birokrasinya berbelit dan dirasakan cukup menjadi kendala. “Ini kan hak kita sebagai guru, tapi mengapa prosedurnya terlalu berbelit,” ujarnya.

Pencairan tunjangan sertifikasi kabarnya baru cair untuk dua bulan. Dari kabar sebelumnya 3 bulan pencairan dengan dirapel. Para guru meminta segera ada perhatian agar kendala ini bisa diatasi.

“Kami meminta PGRI bisa memfasilitasi memberikan solusi agar guru bisa menyampaikan kendala ini kepada dinas terkait,” tambahnya.

Data dari PGRI Kabupaten Purbalingga, jumlah guru sertifikasi tiga tahun berturut-turut sebanyak 2.455 guru (2010), tahun 2011 (779) dan pada 2012 sekitar 600 lebih guru. Jumlah itu dari total jumlah anggota PGRI se kabupaten Purbalingga sebanyak 7.447 guru. Radar Banyumas.

Tags: , ,  , data pencairan tunjangan dinas pendidikan kabupaten/kota purbalinggakapan sertifikasi guru cair 2014 purbalinggakapan tunjangan profesi di purbalingga dicairkansk tunjangan profesi guru 2014 kabupaten purbalingga

Leave a Reply

close(x)
Pasang Iklan