Logo kotaperwira.com

Potensi Batu Darah Kristus Sungai Klawing Terus Digali

PURBALINGGA – Selasa (25/9) kemarin, Tim Survei Koleksi Museum Geologi Bandung menyurvei potensi batu mulia darah Kristus di aliran Sungai Tungtung Gunung dan Sungai Laban. Batu darah Kristus atau ‘l e sang du Christ’ menjadi perhatian Museum Geologi karena batuan tersebut cukup menjadi incaran kalangan pecinta batu mulia, bahkan sampai di luar negeri, Prancis misalnya.

Batuan itu sendiri diyakni sebagai hasil buatan manusia prasejarah, zaman neolitikum antara 5000-10.000 tahun lalu. Kedatangan Museum Geologi Bandung untuk memastikan potensi batuan itu di dua anak Sungai Klawing. “Museum Geologi Bandung yang sudah menjadi referensi nasional maupun internasional harus mempunyai koleksi ini karena banyak yang mencari informasi tentang batu ini,” kata ketua tim, Ir Suharto.

Selain Suharto, untuk lebih mengoptimalkan tugasnya, tim survai tersebut juga melibatkan Ir Didik Kosasih dan antropolog Aurora Mumayati MHum serta Dr Lutfi Yonri dari Balai Arkeologi Bandung.

Di samping menyurvei potensi batuan, tim mengumpulkan data tentang sentra industri aksesoris pada jaman purba. Khususnya di daerah Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari Tipar Ponjen (Karanganyar) dan Onje (Mrebet). “Namun untuk membuktikan aliran sungai itu merupakan situs budaya manusia masa prasejarah, harus didukung oleh pencarian kerangka manusia purba. Kalau memang ada, aliran sungai itu harus dikonservasi sebagai situs arkeologi,” kata Lutfi Yonri.

Suharto kembali mengatakan, bila memang potensinya mumpuni untuk lebih digali mendalam, batu-batu dan hasil budaya masyarakat prasejarah Purbalingga nantinya akan menjadi koleksi di Museum Geologi Bandung. Koleksi tersebut, menurutnya akan disimpan dalam tempat tersediri dan rencana space ini akan diresmikan oleh Menteri ESDM pada akhir tahun 2012 ini.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42