Logo kotaperwira.com

Perusakan Bus Oleh Suporter, Kwarcab Pramuka Lapor ke Polisi

PURWOKERTO – Pemkab Banyumas berencana akan menuntut ganti rugi kepada Panitia Pelaksana (Penpel) pertandingan sepakbola Divisi I PSSI Kabupaten Purbalingga, terkait dengan rusaknya bus Pemkab Banyumas Nopol R 9512 H, akibat dilempari batu oleh suporter Persibangga Purbalingga, Rabu (22/2) petang.

“Setelah dilakukan pemeriksaan semua kaca bus hancur, diperkirakan kerugian mencapai Rp 10 juta,” ungkap Kabag Umum Pemkab Banyumas, Agus Nurhadie SSos MSi, kepada KR, Kamis (23/2).

Sementara Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Banyumas Ir Didi Rudwiyanto SH MSi, kemarin melaporkan aksi anarkis suporter Persibangga Purbalingga ke Polres Purbalingga, berkaitan kasus pengrusakan bus Pemkab Banyumas yang berisi anggota Pramuka. Sejumlah barang bukti seperti batu juga diserahkan ke polisi.

“Ada sembilan anggota Pramuka yang mengalami luka dalam aksi anarkis itu, bahkan satu diantaranya, Hendra (28), masih dirawat di RSUD Marggono karena mengalami luka cukup serius,” jelas Didi Rudwiyanto.

Sebagaimana diketahui, perusakan bus Pemkab Banyumas yang mengangkut 20 anggota Pramuka asal Banyumas itu, merupakan tindakan salah sasaran karena dikira mengangkut suporter dan pemain sepak bola Persibas Banyumas. Bus yang melaju dari arah Banjarnegara ketika memasuki Purbalingga terus dikejar ratusan suporter Persibangga Purbalingga.

Di sepanjang jalan, bus juga dilempari batu hingga masuk ke wilayah perbatasan Banyumas dan Purbalingga di Desa Jompo Kulon Sokaraja Banyumas. Semua penumpang bus yang kebanyakan Pramuka penggalang wanita sempat minta tolong kepada warga dan menjelaskan kalau mereka Pramuka bukan penonton. Namun ratusan suporter terus melempari batu hingga seluruh kaca bus milik Pemkab Banyumas semua kaca jendela pecah dan seluruh penumpang terluka.

Tags: , , , , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42