Logo kotaperwira.com

Perhatian Perusahaan Terhadap Penyandang Cacat Masih Minim

PURBALINGGA – Kepedulian perusahaan lokal dan perusahaan asing, yang beroperasi di Kabupaten Purbalingga, terhadap penyandang cacat ternyata masih minim.

Dari data Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Purbalingga, selama ini kegiatan Coorporate Sosial Responsibility (CSR) dari perusahaan kepada penyandang cacat, belum sesuai harapan.

Melihat kondisi itu, Dinsosnakertrans Kabupaten Purbalingga dalam waktu dekat akan melayangkan surat ke semua perusahaan yang ada di Purbalingga.

Isi surat tersebut berupa ajakan kepada perusahaan agar memiliki kepedulian terhadap masyarakat Purbalingga yang menderita cacat berat.

Hal itu, diungkapkan Kepala Dinsosnakertran Purbalingga Ngudiarto saat menerima bantuan 5 buah kursi roda dan 15 alat bantu dengar dari BNI Cabang Purbalingga, Kemarin (19/1) siang. Diharapkan dengan adanya surat tersebut, perusahaan akan tergerak memberikan bantuan kepada penyandang cacat.

Dia mengatakan, bantuan yang nantinya akan disumbangkan oleh perusahaan dapat diserahkan langsung ke sasaran ataupun dikumpulkan ke Dinsosnakertran. “Bila satu perusahaan menyumbang 10 kursi roda, berarti akan ada ratusan kursi roda yang sangat dinantikan para penyandang cacat di Purbalingga,” katanya.

Ngudiarto mengaku sampai saat ini pihaknya selalu kesulitan memenuhi permintaan bantuan dari masyarakat, terutama dari penyandang cacat. Penyandang cacat di Kabupaten Purbalingga menurutnya, masih banyak membutuhkan bantuan yang berupa kursi roda, krek maupun alat bantu dengar.

Sedangkan kemampuan pemerintah untuk pengadaan barang tersebut sangat terbatas. “Jika hanya mengandalkan Pemerintah Kabupaten (Purbalingga) akan sulit terpenuhi. Butuh perhatian dari berbagai pihak, terutama perusahaan yang ada di Purbalingga,” lanjutnya.

Dijelaskan olehnya, dalam APBD Purbalingga tahun anggaran 2012 ini, Pemerintah Kabupaten Purbalingga ,hanya merencanakan pengadaan 16 kursi roda dan 12 buah krek. Diakui olehnya, pengadaan ini sangat jauh dari kebutuhan atau permintaan masyarakat. Untuk itu, pihaknya juga sedang mengusulkan ke pemerintah provinsi Jawa Tengah berupa kursi roda, tongkat lipat, kacamata dan jam tangan tuna netra, serta alat bantu pijat.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42