Logo kotaperwira.com

Pengusaha Knalpot Purbalingga Belum Memetakan Kebutuhan Pasar

Purbalingga – Peluang pasar produk komponen otomotif buatan perajin Purbalingga semakin terbuka, seiring dengan berkembangnya industri otomotif nasional. Namun, peluang tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, karena pengusaha knalpot kurang memperhatikan kebutuhan pasar.

Adapun pangsa pasar knalpot, selain untuk konsumen lokal, juga dipasarkan di kota-kota besar seluruh wilayah Indonesia, seperti wilayah Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Batam, dan Papua.

Menurut Kabid Perindustrian Dinperindagkop Purbalingga, Agus Purhadi Setya, pengusaha knalpot belum memetakan kebutuhan pasar komponen otomotif. Mereka cenderung memproduksi jenis knalpot yang sedang ramai dipesan konsumen.

Akibatnya, ketika kebutuhan pasar tercukupi, stok barang yang beredar di pasar masih banyak. Hal ini berpengaruh pada harga jual.

Di sisi lain, kata dia, mereka harus membayar upah pekerja bagian produksi untuk kontinuitas produksi. “Pelaku usaha knalpot terpaksa melepas produknya dengan harga murah dari pada tidak laku jual,” ujar Agus.

Dia menambahkan, ego antar pelaku usaha dalam meningkatkan omzet penjualan tinggi. Mereka lebih menyukai berjalan sendiri-sendiri dalam memasarkan produknya dibandingkan secara berkelompok.

“Kelembagaan mereka sangat lemah. Kelompok perajin knalpot tidak pernah jalan, karena mereka merasa sudah mapan dan memiliki pasar sendiri-sendiri,” katanya.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42