Logo kotaperwira.com

Pengikut Islam Aboge Mulai Puasa Hari Sabtu

MREBET – Ratusan pengikut ajaran Aboge di Desa Onje Kecamatan Mrebet menetapkan satu Ramadhan pada Sabtu Legi (21/7) mendatang. Penetapan ini didasarkan perhitungan kalender Aboge. Perhitungan Aboge didasarkan pada ketentuan masa atau jumlah hari dalam setahun selama delapan tahun atau sewindu.

Kyai Maksudi, penerus ajaran Aboge yang juga imam Masjid Raden Sayid Kuning Onje mengatakan, penentuan awal puasa itu sudah sesuai dengan perhitungan yang didasarkan pada salah satu surat dalam Al Quran. “Karena semua tidak boleh ragu dan siap melaksanakan,” jelasnya, sore kemarin (16/7).

Dalam pemahamannya di ajaran Aboge, untuk menetapkan hari dan tanggal satu tiap bulan dalam kalender tersebut, Raden Sayid Kuning menetapkan hari Rebo (Rabu) pasaran Wage, sebagai tanggal satu bulan satu tahun pertama atau tahun Alif. Tanggal, hari dan pasaran ini kemudian dijadikan dasar untuk menentukan tanggal satu pada bulan-bulan berikutnya.

“Kuncinya harus hafal hari pasaran, windu dan perhitungan jumlah hari dalam 1 tahun. Kalau dalam tahun masehi 1 tahun 365 hari, dalam hijriyah 355 hari dan di tahun Jawa 354 hari,” tambahnya.

Pedoman yang dianut Aboge sampai sekarang prinsipnya menetapkan seluruh tanggal dalam masa delapan tahun atau sewindu.”Jadi untuk menentukan tanggal dan hari, kita tinggal melihat nama atau angka tahunnya, kemudian melihat pasarannya. Tahun ini pas Sabtu Legi,” tuturnya.

Pihaknya juga setiap tahun tetap menggenapkan puasa sebanyak 30 hari. Jadi tidak berdasarkan hisab ataupun rukyat, melainkan berdasarkan dasar Surat Yusuf ayat 5 dan kalender Aboge.

Seperti diketahui, PP Muhamadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadhan pada Jumat (20/7) mendatang. Sementara dari Jadwal Imsakiyah Kemenag Purbalingga meskipun masih menunggu hasil sidang Isbat, sudah tertulis mulai Sabtu (21/7).

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42