Logo kotaperwira.com

Pengembangan Bandara Wirasaba Purbalingga Masih Tunggu Izin

PURBALINGGA – Pengembangan Pangkalan Udara (Lanud) Wirasaba di Kecamatan Bukateja, Purbalingga menjadi bandara perintis/komersial masih menunggu izin dari beberapa pihak terkait. Padahal, maskapai penerbangan Susi Air sudah siap membuka rute penerbangan Jakarta (Halim Perdana Kusuma)-Purbalingga (Wirasaba).

Customer Relation Susi Air, Rohsaelendrayana mengatakan, pada prinsipnya Susi Air telah siap, hanya tinggal masalah administrasi saja. Untuk kepastian selanjutnya, pemilik maskapai akan mengadakan pertemuan dengan empat bupati yang mendukung dikembangkannya bandara itu, yaitu bupati Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara, dan Wonosobo serta gubernur Jawa Tengah.

Pengembangan Lanud Wirasaba

Kondisi Eksisting Lanud Wirasaba Purbalingga

“Kami juga masih menunggu turunnya izin dari Mabes TNI AU terkait berubahnya status lanud itu menjadi bandara,” katanya, Senin (3/9).

Secara teknis, meskipun landasan masih berupa tanah, Lanud Wirasaba sudah memenuhi syarat operasional penerbangan pesawat milik Susi Air.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko mengatakan, langkah yang telah ditempuh untuk mewujudkan Lanud Wirasaba sebagai bandara komersial sudah dirintis sejak 2006. Pada tahun itu sudah dilakukan studi kelayakan pengembangan tersebut.

Pada 2007 dilakukan penyusunan rencana induk pengembangan (RIP) master plan Lanud Wirasaba. Pada tahun yang sama juga telah dikeluarkan izin pemanfaatan Lanud Wirasaba menjadi bandara komersial dengan surat KSAU tertanggal 30 April 2007. Pemda juga telah menyusun Detail Engineering Design bandara pada 2008 dan dituangkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ditetapkan dalam Perda nomor 5 tahun 2011.

“Juli 2011 rencana pengembangan bandara Wirasaba juga telah dipaparkan di Dirjen Perhubungan Udara. Pada 2012 dibangun jembatan Linggamas yang menghubungkan Purbalingga dan Banyumas bagian Selatan. Jembatan ini sebagai pol jaringan jalan akses rencana menuju bandara Wirasaba,” kata Heru.

Dalam materi presentasi rencana pengembangan Lanud Wirasaba menjadi bandara perintis/komersil itu disebutkan akan dibangun terminal bandara yang terbagi menjadi tiga kelompok ruangan yaitu ruangan umum, ruang semi steril, dan ruang steril. Adapun terminal penumpang berada di ruang semi steril.

Presentasi Bupati di Depan KSAU

Rencananya Bupati Heru Sudjatmoko dan tiga bupati yakni Bupati Banyumas Mardjoko, Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, dan Bupati Wonosobo, Kholiq Arif, Rabu (5/9), menghadap Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU) di Jakarta untuk mempresentasikan pengembangan Lanud Wirasaba menjadi bandara komersil.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Gubernur Jateng, Bibit Waluyo meminta agar Lanud Wirasaba secepatnya dibuka untuk penerbangan komersial. Ini akan memberikan kemudahan transportasi yang cepat bagi wilayah Jateng bagian Barat, Tengah dan Selatan seperti Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Wonosobo, sebagian Brebes, sebagian Kebumen dan Pemalang wilayah Selatan serta sebagian Temanggung.

Sementara itu Kabag Humas Setda Banyumas, Kamijo memastikan Bupati Mardjoko akan presentasi di hadapan Kepala Staff Angkatan Udara (KSAU), hari ini (Rabu, 5/9). “Pak Bupati berangkat nanti sore (kemarin) dan akan presentasi tanggal 5,” katanya Selasa (4/9).

Kamijo menambahkan, Mardjoko akan mempresentasikan materi berisi potensi daerah, latar belakang, profil Lanud Wirasaba dan alasan kenapa realisasi bandara komersil harus disegerakan.

Materi yang sekaligus proposal itu, merupakan tindak lanjut perintah sementara itu Komandan Lanud Wirasaba Mayor Pnb Veradiyanto mengatakan, pihaknya sangat mendukung pengembangan lanud tersebut sebagai penerbangan komersial, sepanjang perizinan sudah diselesaikan.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42