Logo kotaperwira.com

Pencuri ATM Babak Belur Dihakimi Warga

BOBOTSARI – Ibarat "diwei ati ngrogoh rempela", inilah kiranya yang terjadi pada Johani (23), warga Jalan Gapo RT 3/RW I Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Jawa Barat. Pria pengangguran ini diamankan oleh petugas Mapolsek Bobotsari, Purbalingga, karena melakukan pencurian terhadap Achmad Warsdin (40), warga Dawuhan Desa Pekuncen RT 2/RW V, Kecamatan Bobotsari.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Radarmas di lapangan, Johani mencuri ATM milik korban yang disimpan di dalam almari. Selanjutnya pelaku mengambil melalui kartu ATM tersebut, di sebuah bank yang ada di Desa Bobotsari. Berdasarkan pengakuan tersangka, pencurian dilakukan pada 25 Mei lalu.

Pelaku mengambil uang melalui ATM hingga tiga kali. Total tersangka berhasil menguras uang korban sebanyak Rp 2,2 juta. Pelaku dengan mudah mengambil uang melalui ATM tersebut, karena korban ceroboh mencatat nomor PIN ATM bersama dengan kartu ATM tersebut.

Aksi pencurian baru terungkap setelah korban mengecek saldo tabungan dengan menggunakan SMS Banking. Diketahui dari total uang tabungan yang ada sebanyak Rp 2,291 juta, hanya bersisa Rp 91 ribu.

Melihat hal itu, korban mengaku kaget, karena dirinya merasa tidak pernah melakukan pengambilan uang baik melalui ATM atau pun menggunakan tabungan. Korban langsung mencurigai Johani, yang beberapa waktu sebelumnya menginap di rumahnya. Tersangka merupakan rekan saudaranya yang selama beberapa pekan sebelum kejadian numpang tidur dan makan di rumahnya.

Korban bersama dengan kerabatnya, Andri (21) kemudian menjebak tersangka, yang berada di rumah kerabatnya di Desa Sanguwatang, Kecamatan Karangreja, untuk bertemu di depan Kantor Pegadaian Bobotsari. Tersangka, yang diiming-imingi akan diberi kaos dan topi.

Tersangka yang terpancing datang ke Bobotsari, kemarin (5/6) sore sekitar pukul 16.30 ternyata sudah ditunggu oleh korban yang kerabatnya. Kemudian tanpa ampun mereka langsung menghakimi tersangka, dengan bogem mentah. Melihat kejadian itu, beberapa warga yang kebetulan melintas, juga ikut menghakimi tersangka.

Setelah puas menghakimi, kemudian mereka menggelandang tersangka ke Mapolsek Bobotsari, untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Tersangka kemudian langsung dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Bobotsari.

Kepada Radarmas, tersangka yang saat itu sedang diinterogasi oleh petugas Mapolsek Bobotsari, mengaku nekat mencuri, karena butuh uang untuk mengunjungi saudaranya di Desa Sanguwatang. Dia mengaku menggunakan uang hasil curiannya, untuk membeli handphone dan berfoya-foya.

Kapolres Purbalingga AKBP Ferdi Sambo SIK SH MH melalui Kapolsek Bobotsari AKP Pudjianto menjelaskan, tersangka diamankan beserta barang bukti berupa sisa uang curian sebanyak Rp 500 ribu dan satu unit handphone merek Cross P2. Tersangka ditahan di Mapolsek Bobotsari, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Radar Banyumas.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42