Logo kotaperwira.com

Penarikan Mahasiswa KKN Unsoed di Purbalingga

Purbalingga – Seluruh mahasiswa KKN Unsoed yang tersebar di 7 Kabupaten resmi ditarik kembali ke Kampus, Senin, 22 Agustus 2011. Mahasiswa Unsoed, setidaknya telah berkarya bersama masyarakat selama 35 hari untuk merealisasikan berbagai program pemberdayaan masyarakat. Di hampir seluruh Kabupaten, Mahasiswa Unsoed menutup KKNnya dengan kegiatan Expo KKN bersamaan dengan penarikan, seperti misalnya yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Unsoed di Kabupaten Purbalingga.

Expo KKN merupakan salah satu sarana untuk menginformasikan dan menampilkan karya yang telah dibuat oleh Mahasiswa KKN selama bersama masyarakat. Rektor, Prof Edy Yuwono, Ph.D kali ini menghadiri secara langsung penarikan KKN di kabupaten Purbalingga, tepatnya di Desa Metenggeng Kecamatan Bojongsari, Purbalingga didampingi oleh Dekan FST Ir.Purnama Sukardi, Ph.D dan Ir. Satrijo Widhi Purbojo, Ph.D.

Hasil karya mahasiswa Unsoed bersama masyarakat sangat menggembirakan. Hal ini disampaikan secara langsung oleh Camat Bojongsari, yang mengatakan bahwa tadinya di Kecamatan Bojongsari baru ada 4 Posdaya model, dan kini setelah mahasiswa KKN 2011 sudah ada 30 Posdaya. “Bukan hanya kuantitasnya yang bertambah, akan tetapi secara kualitas juga meningkat”.

Di Purbalingga sendiri ada 437 program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN secara keseluruhan, baik fisik maupun non fisik yang meliputi bidang kesehatan 98 program kerja, bidang pendidikan 121 program kerja, bidang ekonomi 49 program kerja, dan bidang lingkungan 67 program kerja, serta bidang kelembagaan sebanyak 40 program kerja. Demikian disampaikan oleh Koordinator Mahasiswa Kabupaten Muhammad Ridwan. Semua program kerja tersebut sebagiannya tergambar dalam expo KKN yang menampilkan hasil-hasil karya mulai dari peralatan, makanan, gula, hasil pertanian, foto-foto kegiatan dan hasil karya yang lain.

Seluruh karya Mahasiswa KKN Unsoed semakin meneguhkan pola ilmiah pokok yang dicanangkan Unsoed yaitu pengembangan sumber daya pedesaan secara berkelanjutan. Terlebih komitmen Unsoed yang sudah dicanangkan untuk menjadi World Class Civic University (Universitas kelas dunia milik masyarakat). Hal ini selaras dengan yang disampaikan oleh Rektor Unsoed pada saat menyampaikan sambutan di acara ini. Rektor menambahkan bahwa KKN setidaknya memiliki tiga aspek penting yaitu bagi Mahasiswa, bagi Unsoed sendiri, dan bagi Pemerintah Daerah.

KKN adalah saat bagi mahasiswa untuk mengejawantahkan semua ilmu yang mereka dapat, melatih diri hidup bermasyarakat, menjadi motivator, dinamisator, sekaligus fasilitator. Dengan terjun langsung ke masyarakat, mahasiswa juga menjadi memiliki empati tentang kondisi masyarakat. KKN juga menjado sarana latihan kerjasama multi disiplin ilmu. “Dulu Jenderal Soedirman berjuang melawan penjajah, kali ini kita diharapkan menjadi monumen hidup untuk berjuang melawan tantangan massa kini yaitu melawan ketertinggalan dan kemiskinan” demikian sambung Rektor Unsoed penuh semangat.

Hari ini mahasiswa KKN Unsoed 2011 resmi ditarik kembali ke Kampus, akan tetapi perjuangan pemberdayaan masyarakat akan terus dan terus dilanjutkan. Perjuangan selalu mengenal kata awal, namun tak pernah mengenal kata akhir. Selamat datang kembali. Maju terus pantang menyerah !

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42