Logo kotaperwira.com

Pemerintah Baru Bisa Menolong Korban, Belum Ada Upaya Pencegahan

Bencana Alam di Purbalingga

PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga dinilai belum optimal dalam menangani bencana, karena belum menganggap penting upaya pencegahan. Pemerintah saat ini masih fokus untuk mengatasi masalah dampak bencana. Upaya yang dilakukan, baru sebatas menolong para korban.

Upaya itu pun, menurut Ketua Komisi III DPRD Purbalingga, Mukhlis Husain belum maksimal. Penyebabnya, perbedaan ketersediaan anggaran dan kebutuhan di lapangan sangat jauh berbeda. “Kalau mengatasi penyebab bencana itu butuh dana besar. Mengatasi tebing-tebing sungai yang dekat dengan rumah penduduk, banyak juga biayanya,” tutur politisi PKB tersebut, Jumat (30/11).

Karena itu, ketika BPBD Purbalingga mengusulkan kenaikan anggaran penanganan bencana pada 2013 menjadi Rp 500 juta, Komisi III tak terlalu mempersoalkan. Apalagi, jika alokasinya untuk pencegahan.

Membuat Tebing

Mukhlis mengatakan, sebagian dana itu digunakan untuk membuat tebing pengaman di beberapa titik di tepi sungai yang rawan memicu bencana. Dananya diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Bencana rutin, semacam banjir atau tanah longsor juga perlu mendapat perhatian serius. Penanganannya pun harus terstruktur, bertahap, dan sistematis.

Sementara itu, anggota DPRD dari Fraksi Golkar, Wastoto Ali Maskur mengatakan, pemerintah jangan memperhatikan bencana alam semata, tetapi juga bencana yang disebabkan karena buruknya infrastruktur. Dia memberi contoh, di wilayah perkotaan saat ini semakin banyak lokasi yang kebanjiran. Menurut Wastoto, hal ini akibat kondisi drainase yang tidak terjaga dengan baik.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42