Logo kotaperwira.com

Pembangunan SMK Duafa Dimulai Juli

PURBALINGGA – Setelah resmi ditunda karena belum ada kesiapan fisik dan manajemen, SMK Negeri 3 Purbalingga (SMK Duafa) bakal dibangun pada Juli mendatang. Penandatanganan kontrak dengan rekanan dilaksanakan pada 4 Juli mendatang. Pembangunan itu dijadwalkan rampung pada pekan ketiga Desember tahun ini.

Bupati Purbalingga, Drs Heru Sudjatmoko MSi mengatakan, penyebab belum terealisasinya pembangunan SMK untuk kaum tak mampu pada 2011 itu karena persoalan teknis semata. Hal itu terjadi karena proses lelang sebelumnya mengalami kegagalan.

“Saat ini lelang ulang sudah dilaksanakan. Pada 4 Juli sudah mulai dilaksanakan penandatanganan kontrak oleh pemenang. Kemudian secepatnya dilakukan pembangunan atau tahapan konstruksi,” katanya, Sabtu (9/6) kemarin.

Bupati juga mengatakan, secara konseptual dan strategis, pendirian SMK Duafa sudah dirancang mulai dari sistem perekrutan, konsep pemilihan jurusan/ kompetensi. Bahkan konsep kurikulum khusus pendidikan asrama, model pengasuhan sampai skema penyaluran lulusan sudah dibuat.

“Artinya, pemkab sudah menyiapkan semua upaya. Tentunya agar siswa saat belajar di luar jam sekolah yaitu di asrama tetap bisa berkarya dan diberikan materi ketrampilan dan lainnya. Semua sudah dirancang Dinas Pendidikan Purbalingga,” paparnya.

Sementara, pada tahun ajaran baru 2012/2013 ini, SMK Duafa belum bisa memberikan pelayanan karena belum ada bangunan fisiknya. Pihaknya khawatir, jika dipaksakan menerima siswa, hal itu akan menelantarkan siswa. Karena untuk sekolah khusus boarding school (asrama), kegiatan siswa seperti menginap, makan dan pembelajaran lainnya harus didukung oleh prasarana itu.

Belum beroperasinya SMK Duafa ini, menurutnya juga tidak berpengaruh pada kuota siswa miskin di sekolah biasa (reguler) pada pendaftaran siswa baru tahun ini. Sekolah reguler harus tetap mengalokasikan 20 persennya untuk siswa dari keluarga tak mampu.

Kabid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Drs Subeno SE MSi menjelaskan, alokasi anggaran per siswa selama satu tahun ajaran dari pemerintah, yang dikeluarkan sekitar Rp 8.400.000. Jumlah itu termasuk untuk keperluan makan, pakaian dan lainnya. Semua dana itu sudah tersedia dan tinggal merealisasikannya saat tiba waktunya.

Penerimaan siswa baru SMK Duafa akan dilakukan cepat terbuka. Yakni tetap ada pembukaan pendaftaran dan akan ada yang menyeleksinya berdasarkan prioritas, yakni berasal dari keluarga miskin, penilaian potensi calon siswa dan terakhir demografi (Kewilayahan). Sumber: Radar Banyumas.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42