Logo kotaperwira.com

Pemasungan Orang Gila, Wabup Mengaku Kecolongan

PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga, Sukento Ridho Marhaendrianto meminta Dinas Kesehatan dan Dinsosnakertrans Purbalingga untuk segera berkoordinasi guna menangani masalah pemasungan orang gila.

Hal tersebut ditandaskan Wabup Sukento, saat dijumpai Suara Merdeka, di GOR Mahesa Jenar Purbalingga, kemarin. “Kami kecolongan,” kata Wabup Sukento dalam kesempatan tersebut.

Dia menjelaskan, penemuan 14 warga purbalingga yang dipasung lantaran gila serta adanya kemungkinan masih banyak peristiwa semacam itu yang tidak diketahui, menunjukan pekerjaan rumah Purbalingga masih banyak.

Karena itu Wabup Purbalingga meminta Dinas Kesehatan dan Dinsosnakertrans bisa segera mengambil langkah strategis, untuk mengatasi persoalan itu. “Berkoordinasi dan terus memberikan edukasi,” kata dia.

Langkah-langkah cepat, perlu diambil lantaran memang di Jawa Tengah ada program pembebasan Jateng dari pasung pada tahun 2012 ini. Untuk tingkat Indonesia, target itu dipasang pada 2014 mendatang.

Diberitakan sebelumnya, Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) juga berharap hal serupa dengan seruan Wabup Sukento. Selama ini, baik dari TKSK, Dinas Kesehatan dan Dinsosnakertrans, belum ada sinkronisasi kerja yang baik.

Ketiga komponen yang erat dengan persoalan kesejahteraan sosial terkesan melangkah sendiri-sendiri. Sejauh ini, dalam program bebas pemasungan, Dinas Kesehatan masih bekerja.

Untuk persoalan pemasungan orang gila, seharusnya ketiga pihak tersebut bisa duduk bersama melakukan koodinasi. “Jadi jelas pihak yang harus bertanggung jawab,” tutur Ketua Forum TKSK Purbalingga, Daryanto.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42