Logo kotaperwira.com

PDAM Purbalingga Andalkan Reservoir dan Jaringan Pipa Baru

PURBALINGGA – Lima reservoir dan jaringan pipa air sepanjang 10 Kilometer bakal menjadi andalan PDAM Purbalingga dalam meredam keluhan pelanggan di wilayah kota atas aliran air PDAM yang kerap crat-cret.

Direktur PDAM, Hardi Wibowo mengungkapkan, pembangunan lima titik penampungan air dan jaringan baru itu dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan air. Khususnya, warga yang kerap mengeluhkan debet air PDAM.

Pembangunannya dilaksanakan dengan menggunakan utang kepada pemerintah pusat. “Bunganya sesuai BI rate, hanya 6 persen, jadi sangat rendah,” tutur Hardi Wibowo.

Kapasitas bak penampung tersebut, nantinya tidak sama. Kapasitasnya akan bervariasi bergantung wilayah yang dilayani. Secara umum, kapasitanya berkisar antara 500-1000 kubik.

Hardi mengemukakan, pembukaan total master kran yang berada di dekat sumber air tak menjadi pilihan PDAM lantaran pipa yang ada dinilai tak akan mampu menahan tekanan air sehingga rawan jebol.

Akui Keluhan

Sejauh ini, PDAM Purbalingga hanya membuka seperempat dari putaran di master kran. Dari aspek debet sendiri, PDAM meyakini debit dari mata air sangat mencukupi kebutuhan air bersih bagi pelanggan.

Debit air minum sendiri, masih mencukupi. Bahkan, melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Purbamas, PDAM bersiap membuka Mudal Teleng (Desa Tlagayasa) dan sumber air Mudal Picung (Desa Dagan).

Mengenai keluhan warga, Hardi Wibowo mengakui bahwa sampai sekarang keluhan warga tentang tidak lancarnya aliran air terus berdatangan. Terutama pada kecilnya aliran air pada jam-jam sibuk.

Para pelanggan PDAM merasa dirugikan karena ketika air sangat dibutuhkan, sementara alirannya tidak lancar. Bahkan, di beberapa wilayah, air PDAM tidak mengalir sama sekali, baik saat pagi maupun sore hari.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42