Logo kotaperwira.com

Orang Tua Bayi Kembar Siam Lega Bisa Melihat Anaknya Lagi

Semarang – Sejak kedua anaknya menjalani operasi Sabtu (13/8), Tatang bisa dikatakan tak pernah bertemu lagi dengan mereka. Saat operasi pemisahan, dia hanya bisa melihat dari layar yang menayangkan gambar dari CCTV di ruang operasi. Setelah operasi, dia masih belum bisa menemui mereka dengan alasan stabilisasi keduanya.

Baru Senin (15/8) pagi dia diperbolehkan menengok anak kedua dan ketiganya, Sanaya dan Isnaya. Namun, Tatang dan istrinya Haryanti hanya bisa melihat dari jarak jauh. “Tadi sudah boleh melihat, tapi dari jarak jauh. Saya lega bisa melihat mereka lagi,” kata Tatang seraya mengatakan, dia mengunjungi Sanaya dan Isnaya di PICU dua kali, kemarin.

Dia hanya bisa berdiri terpaku melihat kedua anaknya tidur di tempat terpisah sekarang. Dia juga terharu saat mendengar Isnaya menangis karena lapar. Tatang dan Haryanti nampak tak sabar ingin segera menggendong mereka.

Saat ditanya, Tatang mengakui jika semula takut dengan operasi pemisahan tersebut. Bahkan awal dirujuk ke Semarang, pihaknya pernah berkeinginan untuk kembali ke Purbalingga. Dia pasrah jika bayinya memang harus ditakdirkan merekat. Sikap itu sendiri berdasar pada kemampuan ekonomi yang kekurangan.

Biaya Hidup

“Saya terus terang takut dengan biaya hidup di sini dan juga biaya operasi yang pasti tinggi. Untung pemerintah ternyata mau membantu,” ujarnya.

Setelah mengetahui ada bantuan tersebut, dia akhirnya bersedia menyerahkan anaknya untuk operasi. Kelegaan Tatang bertambah setelah mengetahui jika operasi berjalan lancar. Kini dia berharap bisa pulang sesegera mungkin untuk menjalani kehidupan seperti semula.

Dia juga mengungkapkan, hari ini baru diperbolehkan melihat anaknya dari dekat.

Keinginan agar Sanaya dan Isnaya segera pulang juga dikemukakan Direktur Pelayanan dan Medik RSUP Dr Kariadi Semarang dr Bambang Sudarmanto SpA(K). Dia menegaskan kondisi keduanya ternyata cukup menggembirakan.

“Pemulihan keduanya memang relatif cepat. Setelah proses stabilisasi di PICU selesai, mereka akan dikembalikan ke ruang perawatan. Sehabis itu, jika dinilai sudah baik mereka bisa pulang,” jelasnya.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42