Logo kotaperwira.com

Nikah Masal Peringati Hari Jadi Purbalingga

54 Pasang Pengantin, Tertua Umur 79, Termuda Umur 18

PURBALINGGA – Minat masyarakat mengikuti kegiatan nikah massal ternyata tinggi. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya peserta kegiatan sosial yang dihelat dalam rangka peringatan Hari Jadi Purbalingga (Jateng) ke-182 sekaligus menyongsong Hari Amal Bakti Kementeriaan Agama ke-67.

Semula, panitia mentargetkan peserta maksimal 50 pasangan calon pengantin (capeng). Hingga akhirnya ditetapkan peserta nikah massal yang bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Daerah (BAZDA) kabupaten purbalingga sebanyak 54 pasang.

“Hingga hari ini Selasa (11/12/2012), kami terpaksa menolak sedikitnya 10 pasangan calon peserta. Tapi mereka kami arahkan untuk mendapatkan fasilitas nikah gratis di KUA masing-masing. Asalkan mereka benar-benar tidak mampu,” ungkap ketua Panitia Nikah Massal Rochiman SAg MH saat memimpin rapat persiapan di aula Perwanida Purbalingga, Selasa (11/12/2012).

Jumlah peserta sebanyak itu, lanjut Rochiman, mencakup 15 wilayah KUA dari 20 KUA yang ada di Kabupaten Purbalingga. KUA terbanyak mengirimkan peserta adalah KUA Purbalingga mencapai 9 pasang capeng. Disusul KUA Kutasari sebanyak 8 pasang. Mereka ini merupakan pasangan pasangan kumpul kebo, nikah siri dan pasangan muda yang tidak mampu membiayai pernikahan.

“Ijab qabul akan dilaksanakan di Masjid Agung Daarusalaam dilanjutkan prosesi resepsi pengantin di Pendopo Dipokusumo. Keduanya dilaksanakan Kamis (13/12/2012),” jelas Rochiman yang juga Kepala Seksi Urusan Agama Islam (urais) Kantor Kemenag Purbalingga.

Dari deretan calon peserta, tambah Rochiman, terdapat pasangan capeng yang terbilang telah lanjut usia. Wiarji (79) asal desa Pandansari Kecamatan Kejobong tercatat sebagai peserta tertua. Pria kelahiran 1933 ini akan meresmikan pernikahannya dengan Rumi (59) asal Pandansari. Pasangan lainnya adalah Asmawireja (73) dengan Niti (49) keduanya dari Kecamatan Bukateja.

Sedangkan capeng termuda adalah pasangan Windu Saputra (19) – Mei Susanti (18) dan pasangan Febri Tri Alvian (19) – Uli Saputri (19). Mereka tercatat sebagai peserta asal Penambongan wilayah KUA Purbalingga.

“Ini merupakan kegiatan yang bersifat ibadah. Sekaligus kita mengentaskan mereka dari perzinahan dan menertibkan administrasi pernikahannya. Sehingga hidupnya akan menjadi tenteram karena pernikahannya telah sesuai syariat dan hukum pemerintah,” katanya.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42