Logo kotaperwira.com

Meski Sudah Bisa Tengkurap, Sanaya-Isnaya Tetap Harus Fisioterapi

Semarang – Raut wajah Tatang dan Haryanti terlihat cerah Kamis (25/8) pagi. Tatang mengenakan celana panjang dan kemeja yang dibalut jaket hitam serta hijau, satu-satunya jaket yang dia bawa dari Purbalingga ke Semarang.

Sementara Haryanti, tampak ayu dengan kerudung dan pakaian yang sewarna. Senyum tak pernah hilang dari wajah mereka. Setelah sempat menunggu di luar Bangsal Anak RSUP Dr Kariadi, pukul 09.30 mereka dipanggil masuk ke bangsal tempat mereka tinggal dan kedua anak mereka, Sanaya dan Isnaya, dirawat sejak Januari lalu. Beberapa saat kemudian, bersama rombongan dokter dan perawat, mereka keluar dari ruangan.

Bak selebritis, moment mereka keluar dari Bangsal Anak langsung mendapat sambutan dari kilatan lampu bantu kamera para wartawan. Tatang tampak menggendong Isnaya, sementara Sanaya berada di pelukan Haryanti. Selama beberapa saat, mereka berdiri di depan pintu akses masuk dan keluar ruangan tersebut dan kemudian bergeser beberapa meter ke depan dinding yang ditempeli tulisan Bangsal Anak.

Kebahagiaan itu tak hanya milik Tatang dan Haryanti. Para dokter dan perawat di rumah sakit itu yang merawat mereka selama ini juga terlihat bergembira.

Pulang ke Purbalingga dengan Ambulans

Tak ingin terlalu larut, Sanaya, Isnaya, Tatang, Haryanti, dan juga anak pertama mereka Arif kemudian diantar menuju mobil ambulans yang telah tersedia di halaman parkir. Bersama mereka, ikut pula salah satu dokter dari RSUP Dr Kariadi dr Aryawan yang duduk di samping pengemudi. Keluarga Tatang duduk di bagian belakang yang dilengkapi dengan tempat untuk tidur dan juga perlengkapan medis lain.

“Saya senang akhirnya bisa pulang. Terima kasih buat para dokter, perawat, dan pihak rumah sakit yang telah sukses melakukan operasi pemisahan dan bersedia menerima kami serta membantu biaya operasi seluruhnya,” ujar Tatang di atas mobil sesaat sebelum berangkat.

Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) dr Fitri Hartanto mengungkapkan, kondisi Sanaya dan Isnaya kemarin sudah optimal. Artinya, perkembangan dan pertumbuhan mereka cukup baik. Bahkan, dia mengatakan jika mereka berdua sudah bisa tengkurap.

“Luka operasi mereka sudah sembuh. Hanya fungsi motorik kasar yang harus dikejar agar tak tertinggal dari bayi seusia mereka. Untuk itu, ada tiga hal yang harus diperhatikan yakni nutrisi, stimulasi, dan fisioterapi yang mungkin lebih lama,” katanya.

Dia kemarin juga mengatakan, Sanaya dan Isnaya diantar atau dirujuk balik ke RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto. Dalam perkiraannya, jika pemeriksaan kesehatan di rumah sakit tersebut setelah mereka tiba menunjukkan hasil yang baik, Sanaya dan Isnaya bisa langsung pulang ke rumah.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42