Logo kotaperwira.com

Menghadapi Musim Kemarau, Peran Pamsimas Diuji

Purbalingga – Setelah melewati masa musim penghujan sepanjang dua tahun terakhir, kini peran program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dalam mengatasi persoalan persediaan air bersih akan bebar-benar diuji.

“Musim kemarau tahun ini menjadi waktu untuk menguji peran Pamsimas di masyarakat. 20 bulan lalu hujan terus, jadi belum terlalu terlihat (perannya),” tutur Kasi PMD Kecamatan Kemangkon, Pardiman.

Diungkapkannya, dari 19 desa di kecamatan tersebut, sembilan desa di antaranya rawan kekeringan. Terkait program Pamsimas, baru ada lima desa yang mendapatkannya, yakni Kedunglegok (2008), Plumutan (2009), Kedungbenda (2010) dan Majatengah (2011). Sementara itu, Desa Muntang mendapatkan program Sipas 2011.

Walau demikian, Pardiman menuturkan, hanya warga di empat desa yang benar-benar bisa memanfaatkan fasilitas Pamsimas. “Soalnya Pamsimas di Majatengah dan Sipas di Muntang kan baru saja mulai dibangun, jadi belum bisa dimanfaatkan,” tandas dia.

Ditanya mengenai kondisi Pamsimas di Kecamatan Kemangkon, Pardiman menuturkan, semua fasilitas masih bisa dimanfaatkan untuk memenuhi persediaan air minum masyarakat desa dengan baik. Bahkan, persediaan air milik warga sudah meningkat sekitar 40 persen selepas pelaksanaan program itu.

Karena itu pula, kecamatan yakin bahwa program tersebut akan bisa membantu penanganan kekeringan di kecamatan tersebut. “Paling tidak bisa membantu sampai 50 persen kebutuhan warga. Sisanya akan mengandalkan pasokan air bersih dari pemerintah,” tuturnya.

Mengenai persiapan pemerintah kecamatan menghadapi musim kemarau, Pardiman mengemukakan, pihaknya sudah menyiapkan data-data yang diperlukan dari tiap-tiap desa yang rawan kekeringan. “Kami tidak mau kalang kabut bila data data dibutuhkan tapi kami belum menyediakan,” ucapnya.

Kendati, warga biasanya kesulitan air bersih bila sudah 3-5 bulan kemarau, warga di Dusun II Desa Majatengah, Kemangkon sudah mulai merasakan dampak kekeringan. “Warga di dusun itu, sudah mengambil air dari sumber air,” tutur Kepala Desa Majatengah, Samsiyah.

Tags: , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42