Logo kotaperwira.com

Masyarakat Desak Kajari Purbalingga Tuntaskan Kasus Korupsi

PURBALINGGA – Sejumlah elemen masyarakat Purbalingga mendesak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purbalingga menuntaskan penanganan berbagai kasus korupsi yang selama ini terkesan lambat. Mereka menilai kasus-kasus yang terindikasi sebagai tindak pidana korupsi tidak tersentuh. Penegakan hukum yang lemah membuat korupsi kian merajalela.

Hal tersebut disampaikan Direktur Institut Negeri Perwira (INP) Purbalingga, Indaru Setyo Nurprojo saat berdialog dengan Kepala Kejari Purbalingga, Martini, di ruang kerjanya, Selasa (4/12). Indaru mengatakan, ada dugaan korupsi dalam realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pendidikan tahun anggaran 2011 dan 2012. Indikasinya, kata Dosen Ilmu Politik Usoed ini, terdapat potongan dana kurang lebih dua setengah persen hingga lima persen untuk setiap proyek yang dikerjakan sekolah di seluruh kabupaten. Potongannya semakin besar jika proyek itu merupakan proyek swakelola. “Ini hanya satu di antaranya saja,” katanya.

Ia mengatakan, masih banyak lagi persoalan di Kabupaten Purbalingga yang tak kunjung dituntaskan aparat penegak hukum Purbalingga. Dugaan korupsi pengadaan beras di PD Puspahastama, mafia anggaran yang melibatkan mantan anggota DPRD, Sobirin dan Kepala Bappeda Setiyadi, PNPM Karangreja dan pembangunan gedung PGRI Purbalingga adalah sederet contoh-contoh kasus yang tak kunjung tuntas.

Selain INP, juga hadir dalam pertemuan ini LSM Mandat Purbalingga, LSM Gempur dan Cinema Lovers Community (CLC). Mereka mendesak Kejaksaan Negeri Purbalingga untuk menuntaskan kasus korupsi di Purbalingga.

“Tuntas menurut kami, setidaknya ada yang diseret sampai ke pengadilan tipikor,” kata Yudhia Patriana, Direktur Eksekutif LSM Mandat.

Ia berharap, ada kasus yang tuntas digarap agar ada efek jera bagi oknum-oknum pelaku korupsi yang selama ini masih melenggang lantaran merasa aman dari jeratan hukum. “Ketegasan penanganan hukum jadi kunci,” katanya.

Dalam pertemuan ini, Kajari Martini menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas dalam penanganan kasus korupsi. Martini mengatakan, Kejari berkomitmen menangani kasus-kasus dugaan koruspi di Purbalingga, siapapun oknumnya. Ia mengaku sangat berterimakasih saat ada elemen masyarakat yang turut memerangi korupsi. Ia mengatakan, dari berbagai pengaduan dari masyarakat ini, pihaknya akan menyusun skala prioritas penanganan kasus per kasus. “Jangan khawatir,” kata Martini.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42