Logo kotaperwira.com

Masih Ada Bendahara Yang Tak Tahu Penggunaan Dana BOS

PURBALINGGA – Penggunaan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS) setiap periodenya harus diawasi ketat dan dikelola lebih transparan. Pasalnya, dari hasil pemantauan di sejumlah sekolah, masih ada bendahara BOS yang tidak mengerti penggunaan dana BOS itu untuk apa saja. Lalu menyerahkan jawabannya kepada kepala sekolah.

“Pernah saya tanya salah satu bendahara BOS, dia menjawab tidak tahu, dan digunakan kepala sekolah untuk apa. Padahal kondisi seperti itu kurang baik dan terkesan tidak transparan untuk orangtua. Seperti bendahara hanya sekedar tanda tangan dan menyetujui saja,” kata ketua Dewan Pendidikan Purbalingga, Soedino SE, Jumat (2/12).

Padahal setidaknya ada 15 poin yang melarang alokasi penggunaan dana BOS itu. Antara lain untuk uang saku ataupun nyangoni seseorang. Lalu untuk perbaikan atau rehab total, meskipun tetap untuk sekolah bersangkutan.

Dinas Pendidikan Diminta Sering Turun

“Di sinilah peran dinas Pendidikan untuk sering turun ke lapangan mengecek. Memang tidak semua sekolah bisa disamakan dan disinyalir ada penyimpangan. Namun setidaknya, harus ada pengecekan ke sekolah agar diketahui peruntukkan dana BOS itu sudah tepat sasaran atau tidak,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, dana BOS juga harus direncanakan penggunaannya dengan baik. Rencana awal untuk apa saja setiap periodenya harus tersusun jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. Dinas Pendidikan (dindik) harus melakukan supervisi maupun pengecekan berkala. Pengawasan dari Itwilkab juga dinilai tidak akan optimal karena keterbatasan tenaga yang ada dibandingkan jumlah sekolah penerima yang sangat banyak.

Seperti diketahui, saat ini per orang siswa SD mendapatkan Rp 397.000 dan SMP Rp 572.000. Masing- masing dibagikan per triwulan. Data yang dihimpun Radarmas, total dana BOS se Purbalingga tahun 2011 sebesar Rp 53.868.020.000 yang diperuntukan untuk siswa SD sebanyak 84.560, dan SMP 35.610 siswa.

Tags: , , ,
Source: Radar Banyumas

Leave a Reply

close(x)
Pasang Iklan