Logo kotaperwira.com

Luthfi Ali, Pecatur Purbalingga Masuk Timnas Catur Indonesia Muda

JAKARTA – Satu-satunya pecatur Jateng, M Luthfi Ali berhasil menembus dua besar bagian putra pada seleksi nasional tahap II yang diselenggarakan PB Percasi. Pecatur asal Purbalingga itu mengemas enam poin, berada di bawah GM Susanto Megaranto yang berhasil menempati posisi teratas dengan raihan tujuh poin.

Seleknas itu sendiri diikuti 20 pecatur, masing-masing sepuluh putra dan sepuluh putri. Adapun, peringkat ketiga hingga kesepuluh bagian putra dihuni Masruri Rahman (5,5 poin), Sumardi Saidul Ula (5), Moh Ervan (4,5), Gelar Sagara (4,5), Sean Winshand (3,5), Azarya J S (3,5) Yoseph Taher (3), dan Emas Fajar Fatikh (2,5).

Sementara, bagian putri dihuni Medina Warda Aulia (7,5 poin), Irene Kharisma Sukandar (6,5), Chelsie Monica (6), Virda Rizka Aulia (5), Dewi AA Citra (4,5), Yemi Jelsen (4), Nadya Anggraeni (3,5), Dita Karenza (3), Tri Prismajayanti (2,5), dan Meriatul Qibtiyah (2,5).

Sesuai program PB Percasi, peringkat satu hingga enam di seleknas tersebut akan mengisi timnas Indonesia muda. Mereka akan diikutkan ke turnamen internasional, Asian Continental Chess Championship di Ho Chi Minh, Vietnam, 4-14 Mei 2012.

Kabid Pembinaan Prestasi PB Percasi Ricardo mengatakan, untuk seleknas tahap II ini, pihaknya sengaja mengambil enam besar dari 10 peserta. Selanjutnya, PB Percasi melakukan promosi dan degradasi dengan menggelar berbagai turnamen di Tanah Air. Dari enam orang itu, empat di antaranya harus rela tergusur apabila prestasinya menurun.

“Tujuan dari degradasi dan promosi ini adalah untuk meningkatkan persaingan agar pecatur tidak enak-enak, terutama mereka yang sudah menyandang gelar. Jika mereka tidak selalu mempersiapkan diri, bisa saja mereka terpental,” kata Ricardo sembari mengutarakan, program promosi dan degradasi dilakukan setiap enam bulan sekali, dimulai pada Agustus mendatang.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42