Logo kotaperwira.com

Libur Lebaran, Pemohon e-KTP Membludak

PURBALINGGA – H+4 Lebaran, sejumlah Kantor Kecamatan di wilayah Kabupaten Purbalingga kebanjiran pemohon e-KTP. Sebagian besar pemohon e-KTP, merupakan warga perantauan yang tengah libur lebaran di daerahnya masing-masing.

Berdasarkan pantauan Radarmas, kemarin (23/8), beberapa kecamatan yang mengalami antrian panjang seperti yang terlihat di Kecamatan Kutasari, Kecamatan Mrebet, Kecamatan Bobotsari, Kecamatan Kalimanah dan Kecamatan Kalimanah. Hal tersebut dikarenakan hari Kamis (23/8) kemarin merupakan hari pertama masuk kerja bagi pegawai kecamatan setelah cuti bersama. Sehingga banyak dimanfaatkan para pemohon yang rata-rata ingin segera pulang ke daerah perantauannya masing-masing.

Hal tersebut, membuat sejumlah petugas e-KTP di masing-masing kecamatan cukup kewalahan. Meski demikian mereka tetap memberikan pelayanan terbaik agar program e-KTP di tingkat kecamatan dapat segera selesai. Bahkan hingga malam hari sekalipun.

Salah satu petugas e-KTP di Kecamatan Kutasari, Indah mengungkapkan jika keadaan tersebut sudah terjadi sejak Rabu (22/8) kemarin. Dia juga mengaku cukup kerepotan karena jumlah pemohon yang datang semakin bertambah menjelang siang. “Biasanya kan sudah terjadwal per desa, jadi lebih mudah. Sedangkan ini semua jadi satu, sehingga saya belum terbiasa di awalnya. Namun semakin siang semua bisa terkendali,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Ani, petugas e-KTP di Kecamatan Mrebet. Dia mengungkapkan tidak menyangka akan terjadi penumpukan pemohon seperti kemarin. “Saya cukup kewalahan, apalagi semua pemohon meminta untuk didahulukan walau sudah menerima nomor antrian,” ujarnya.

Ani sendiri merasa hal tersebut cukup wajar, karena sebagian besar pemohon diharuskan kembali ke daerah perantauannya masing-masing untuk bekerja. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin agar dapat merekam data pemohon sebanyak-banyaknya dalam satu hari,” ujarnya.

Berdasarkan data yang diterima Radarmas, masing-masing Kecamatan mengalami peningkatan jumlah pemohon hingga 100 persen dari hari biasa. “Biasanya hanya 200-300 orang per hari. Namun sekarang bisa mencapai 500-600 orang per hari,” imbuh Ani.

Salah seorang pemohon e-KTP di Kecamatan Mrebet, Andi Ristoyo mengungkapkan sudah pernah datang ke kecamatan untuk melakukan perekaman, namun masih ada syarat yang belum terpenuhi, yaitu undangan dari kecamatan, sehingga terpaksa menunda perekaman. Berbeda dengan Tofik, warga Onje yang baru datang ke kecamatan Mrebet pada Kamis (23/8) kemarin. “Saya baru kesini hari ini (kemarin). Karena saya pikir kecamatan baru buka pada hari ini (kemarin), setelah cuti bersama,” ujarnya.

Meski harus menunggu hingga 3 jam lebih, para pemohon tetap tertib menunggu giliran melakukan perekaman. Kebanyakan mengungkapkan alasan pekerjaan menjadi alasan utama.

Tags: ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42