Logo kotaperwira.com

Lebaran, PNS Purbalingga Libur Seminggu

Purbalingga – Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, meliburkan pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah kabupaten setempat selama satu minggu untuk merayakan lebaran, yakni sejak 29 Agustus hingga 3 September 2011. Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Purbalingga, Rusmo Purnomo, di Purbalingga, Sabtu mengatakan, pemberian libur bagi PNS tersebut berdasarkan Surat Sekretaris Daerah Purbalingga Nomor 850/4117 tanggal 12 Agustus 2011 tentang Kewaspadaan terhadap Pelaksanaan Hari Libur Nasional, Cuti Bersama dan Libur Biasa dalam Rangka Hari Raya Idul Fitri 1432 H/2011 M.

“Tanggal 5-10 September 2011 masuk seperti biasa, tapi pulangnya pukul 15.00 WIB, kecuali hari Jumat (9/9) pulangnya pukul 11.30 WIB. Ini sebagai kompensasi libur di luar libur nasional dan Cuti Bersama,” katanya.

Ia mengatakan, khusus PNS pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), puskesmas, kecamatan dan kelurahan serta pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) diberlakukan peraturan yang berbeda.

Menurut dia, hal ini ditujukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu oleh libur lebaran tersebut.

“Bahkan untuk para pejabatnya, oleh Pak Bupati tidak diperkenankan mengambil cuti,” katanya.

Kewaspadaan

Selain mengatur libur bagi PNS, kata dia, dalam surat Sekda Purbalingga juga disebutkan para pemimpin SKPD se-Kabupaten Purbalingga diminta kewaspadaannya terhadap keamanan aset-aset unit kerja masing-masing. Dalam hal ini, SKPD di luar pelayanan publik tetap diharuskan mengoptimalkan petugas keamanan dan menunjuk petugas piket pelayanan secara bergiliran.

“Petugas piket ini bertugas menyelesaikan surat-surat masuk dan meneruskannya ke pimpinan dan melakukan pelayanan sesuai tugas pokok dan fungsinya,” kata dia menjelaskan.

Bupati Purbalingga Heru Sudjatmoko meminta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, tidak mengambil cuti lebaran 2011.

“Soal cuti lebaran, saya minta kepada para camat untuk ‘standby’ (siap) di tempat selama masa H-7 hingga H+7 lebaran. Sebagai pejabat publik, tak usahlah ikut-ikutan mengambil cuti,” kata Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Daerah (Ekuinda) Tingkat Kabupaten Purbalingga, di Ruang Rapat Ardi Lawet Sekretariat Daerah Purbalingga, Rabu (10/8).

Menurut dia, hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap dapat dilaksanakan saat lebaran.

Selain itu, kata dia, seluruh pejabat di jajaran kesehatan seperti Direktur RSUD, Rumah Sakit Bersalin Panti Nugroho serta Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga dan jajarannya termasuk puskesmas-puskesmas juga diminta tetap siaga.

“Termasuk para kepala desa dan lurah. Jangan sampai ketika warganya butuh pelayanan surat pengantar, harus menunggu satu minggu karena lurahnya sedang cuti lebaran,” kata dia menegaskan.

Kendati demikian, dia mengatakan, koordinasi antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus dilakukan agar pelayanan masyarakat tidak terganggu selama masa Lebaran.

Dalam hal ini, dia mencontohkan soal pelayanan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Purbalingga harus terkoordinasi dengan para operator yang ada di tingkat Kecamatan.

“Jangan hanya membuat jadwal piket tetapi saat dibutuhkan masyarakat malah tidak ada yang piket. Jadi harus ada pertanggungjawabannya kepada bupati,” katanya.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42