Logo kotaperwira.com

Lahan Subur di Jateng Hilang Beralih Fungsi

PURBALINGGA – Lahan lestari di Jawa Tengah tinggal 1,7 juta hektare dari 2 juta lahan subur yang harus dijaga. Hingga 2012 setidaknya 300 ribu hektare lahan pertanian subur sudah hilang akibat alih fungsi lahan.

“Alih fungsi lahan paling parah terjadi di tiga kabupaten Klaten, Boyolali, Karanganyar dan Purbalingga. Lahan produktif seluas 300 ribu ha sudah berubah menjadi perumahan pabrik dan peruntukkan lain,” kata Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, saat pencanangan tanam serentak dengan alat tanam seluas 1.000 ha di Purbalingga, Selasa (1/5/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Udhoro Kasih Anggoro.

Gubernur berharap lahan lestari yang kini tinggal 1,7 ha dijaga. Dia tidak segan segan untuk memperkarakan jika ada Bupati atau Walikota melakukan pelanggaran rencana tata ruang yang ada bisa diancam hukuman penjara 5 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Sebab ancaman dengan alih fungsi lahan subur menjadi pabrik atau perumahan adalah terganggunya ketahanan pangan di Jateng. Ancaman tersebut sudah terlihat, pada 2011 lalu, hasil produksi pertanian tidak sesuai target. “Target produksi pangan pada pada 2011 lalu sebanyak 2,9 juta ton, tetapi ternyata yang tercapai hanya 2,6 juta ton,” jelasnya.

Turunnya produksi pangan tahun lalu akibat terjadi iklim ekstrem dan serangan hama. Namun, optimis target tahun 2012 yang mencapai 3,1 juta ton bisa tercapai.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Udhoro Kasih Anggoro mengungkapkan, untuk menggantikan lahan yang hilang Kementan menargetkan 100 ribu ha sawah baru di luar Jawa.

Menurutnya, pencetakan sawah baru diluar Jawa tersebut untuk menggantikan laju alih fungsi lahan di Jawa. Disamping pencetakan lahan baru, produktifitas tanaman ditingkatkan agar kebutuhan pangan masyarakat tercukupi.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42