Logo kotaperwira.com

Kondisi Sanaya-Isnaya Terus Dijaga Menjelang Operasi Pemisahan

Semarang – Kondisi bayi kembar siam Sanaya-Isnaya terus dipantau. Dokter penanggung jawab pasien, dokter Fitri Hartanto SpA(K) mengatakan, asupan nutrisi pada kedua bayi benar-benar diperhatikan. Tujuannya agar kesehatan mereka tetap terjaga menjelang operasi yang bakal dilangsungkan Sabtu (13/8) nanti.

“Selain ASI, kami juga memasang Oral Gastrol Tube dari mulut ke lambung. Selang itu fungsinya menyalurkan susu guna menjaga kondisi Sanaya maupun Isnaya,” jelas Fitri saat ditemui di RSUP Dr Kariadi Selasa (9/8).

Simulasi Diundur Hari Jumat

Hingga kemarin kondisi bayi tetap terjaga. Rencana operasi pemisahan juga belum ada perubahan. Hanya saja, dia mengungkapkan rencana simulasi yang semula dijadwalkan Kamis (11/8) akan diundur Jumat. Menurut Fitri, keputusan itu terpaksa diambil karena besok RSUP Dokter Kariadi kebetulan memiliki jadwal penuh pada hari itu. Meski demikian, secara keseluruhan mundurnya jadwal tersebut tak berpengaruh terhadap kesiapan operasi nanti.

Dia menegaskan, saat ini tiga komponen yang mendukung operasi nanti yakni tim medis, peralatan medis, dan si bayi sendiri dalam keadaan siap. “Ruang operasi tengah kami siapkan. Ruang disterilkan oleh ahli mikrobiologi sehingga benar-benar bersih dari infektan. Jumat saat simulasi nanti, ruangan itu kemungkinan besar telah siap,” kata Fitri seraya mengatakan jarak antara ruang operasi dengan ruang perawatan memakan waktu kurang lebih 10 menit.

Ibu Pulang ke Purbalingga

Terpisah, ibu Sanaya dan Isnaya, Haryanti pulang ke Purbalingga sejak akhir Minggu lalu. Hal itu diungkapkan sang ayah, Tatang, saat ditemui kemarin. Menurut dia, kepulangan Haryanti dan anak pertamanya Arif karena dia harus menjaga kakak di sana. “Istri saya harus pulang karena menjaga kakaknya. Saat operasi nanti, dia akan kembali ke sini, mungkin bersama ibunya,” ujar Tatang.

Dia kemarin juga menegaskan, kondisi Sanaya dan Isnaya cukup baik. Dokter yang sering menengok mereka juga mengatakan jika kedua bayinya tumbuh normal.

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42