Logo kotaperwira.com

Kepedulian Terhadap GNOTA Masih Rendah

PURBALINGGA – Ketua Pengurus Cabang Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Purbalingga Ny Hj Heru Sudjatmoko mengakui kepedulian instansi atau unit kerja serta organisasi lainnya terhadap kegiatan GNOTA dinilai masih rendah. Hal ini terlihat dari sedikitnya jumlah donatur yang memberikan bantuan dibandingkan potensi yang ada.

“Hasil pendataan terakhir jumlah siswa miskin sebanyak 23.310 yang terdiri dari 14.767 siswa SD/MI dan 2.111 siswa SMP/MTs, GNOTA baru dapat menyantuni 3.379 siswa SD/MI atau sekitar 15 persen, dan 555 siswa SMP/MTs atau sekitar 23 persen, serta 272 siswa SMK,” kata Ny Heru Sudjatmoko disela-sela menerima kunjungan kerja pengurus GNOTA Provinsi Jateng di peringgitan rumah dinas bupati Purbalingga, Kamis (8/12) malam.

Rombongan Pengurus GNOTA Provinisi Jateng terdiri Ny Zaematun Ali Mufidz (ketua umum), Ny Sriwahyuni Hartono (ketua I), Suwarto Nasukha (ketua II), Agus Fikri (sekretaris), dan Suwarni (bendahara). Sementara sejumlah pengurus GNOTA kabupaten juga ikut hadir menerima kunjungan tersebut.

Dikatakan Ny Heru, selain masih rendahnya kepedulian instansi maupun organisasi terhadap GNOTA, kendala yang dihadapi adalah adanya program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang kurang dipahami masyarakat sehingga ada anggapan jika kegiatan GNOTA sudah tidak diperlukan lagi. “BOS memang untuk mendukung operasional sekolah, namun kebutuhan siswa lainnya seperti peralatan sekolah yang masih belum bisa dipenuhi oleh mereka,” kata Ny Heru yang juga istri Bupati Purbalingga Drs H Heru Sudjatmoko, M.Si.

Ny Heru berharap, instansi dan organisasi agar bisa lebih peduli dengan GNOTA. Selain itu, lembaga perbankan atau perusahaan dirasa perlu pula untuk menyalurkan sebagian dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk membantu siswa miskin di Purbalingga.

“Sumber pendanaan GNOTA Purbalingga selama ini ditopang oleh APBD, dan sejumlah donatur baik lembaga maupun perorangan. Perbankan dan lembaga swasta yang telah mendukung kami antara lain Bank BRI yang telah memberikan bantuan 50 unit sepeda untuk siswa miskin, dan dari PT Jamsostek. Kami sangat berharap perbankan dan lembaga swasta lainnya ikut andil membantu anak-anak miskin ini,” harap Ny Heru.

Sementara itu Ny Zaematun Ali Mufidz mengungkapkan, meski GNOTA di Purbalingga mengalami sejumlah kendala, namun pihaknya memberikan apresiasi atas kiprah yang telah diberikan GNOTA untuk membantu para siswa kurang mampu. “Kami menilai GNOTA Purbalingga cukup berhasil karena mampu melibatkan FKK-OTA (Forum Komunikasi Kelompok Orang Tua Asuh) di tingkat kecamatan sebagai ujung tombak penyuplai data dan sekaligus untuk mengajak masyarakat ikut menjadi orang tua asuh,” kata Zaematun.

Zaematun menambahkan, atas keberhaslan Purbalingga, pihaknya meminta ketua GNOTA Purbalingga dan salah satu ketua FKK-OTA untuk memberikan paparan pada rakor GNOTA se-Jateng tahun 2012 mendatang. “Rakor kami rencanakan digelar di Purbalingga. Setiap kabupaten/kota mengirimkan tiga orang pengurusnya,” kata Zaematun yang juga istri mantan Gubernur Jateng Drs Ali Mufidz, MPA.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42