Logo kotaperwira.com

Kemenag Purbalingga Selenggarakan Nikah Massal

Memperingati Hari Jadi Kabuaten Purbalingga

PURBALINGGA – Kementerian Agama (Kemenag) Purbalingga berencana menyelenggarakan nikah massal bagi warga Purbalingga. Pelaksanaan nikah massal itu untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Purbalingga 18 Desember 2012, dan Hari Bakti Kemenag.

“Ijab kabul dipusatkan di Masjid Agung Darrussalam Purbalingga. Waktu pelaksanaannya masih dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. Tapi ancar-ancarnya sekitar tanggal 15 Desember,” tutur Ketua Panitia Nikah Massal, Rochiman SAg MH, kepada KRjogja.com, Senin (19/11). Rochiman yang juga Kepala Seksi Urusan Agama Islam (Kasi Urais) Kemenag Purbalingga menambahkan, peserta dibatasi maksimal 50 pasang.

Sasaran yang akan dinikahkan meliputi pasangan yang kumpul kebo, nikah siri, atau pasangan yang miskin dan tidak mampu membiayai pernikahan. Selain tiga kriteria tersebut, masing-masing pasangan tetap harus menjalani pemeriksaan di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan masing-masing.

Pemeriksaan meliputi status pernikahan masing-masing calon pengantin. “Kalau duda cerai harus menunjukkan surat cerai. Janda ditinggal mati ya harus menunjukkan surat keterangan kematian suaminya. Kalau tidak bisa memenuhi syarat itu, ya terpaksa ditolak,” ujar Rochiman.

Mas kawin Masing-masing pasangan akan mendapatkan uang tunai Rp 800 ribu dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Purbalingga. Urusan rias dan pakaian pengantin ditangani Tim Penggerak (TP) PKK, dan transportasi dari tempat tinggal masing-masing ke masjid agung Darrussalam pulang pergi menjadi tanggungjawab camat setempat.

“Uang Rp 800 ribu itu bisa digunakan sebagai mas kawin. Selebihnya bisa untuk modal usaha kecil-kecilan,” tambah Rochiman.

Dijelaskan Rochiman, dari 18 kecamatan di Purbalingga, terdapat 20 KUA. Masing-masing KUA ditugasi melakukan pemeriksaan pranikah masing-masing pasangan. Selanjutnya merekomendasikan pasangan itu untuk menikah di masjig agung. Karena pelaksanaan pernikahan di wilayah kecamatan kota, buku nikah dan administrasi pernikahan ditangani oleh KUA Kecamatan kota.

Pembantu Petugas Pencatat Nikah (PPPN) Kelurahan Purbalingga Lor Purbalingga, Haryoto menuturkan, pihaknya bersama PPPN desa dan kelurahan lainnya sudah mensosialisasikan kegiatan nikah massal itu kepada warganya. Sejumlah warga menyatakan keinginannya untuk mengikuti nikah massal tersebut.

“Mereka tertarik mengikuti nikah massal karena semuanya biaya gratis. Apalagi mendapat uang mas kawin Rp 800 ribu,” ujar Haryoto.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42