Logo kotaperwira.com

Kasus PD Puspahastama, Dua Perusahaan Dipanggil Kejari

PURBALINGGA – Kejaksaan Negeri terus mendalami dan mengembangkan kasus korupsi PD Puspahastama. Penyidikan sudah diarahkan untuk mengurai transaksi beras yang melibatkan PD Puspahastama, UD Dewi Sri, dan tiga ricemill.

Ada dua pertanyaan inti yang mencoba dikejar jawabannya. Yakni siapa yang mengambil beras ke tiga penggilingan padi, kemudian tentang berapa nilai jual, dan nilai beli beras dari PD Puspahastama.

Secara berurutan, Kejaksaan Negeri (Kejari) memanggil kembali pimpinan UD Dewi Sri, Sri Sulawarti, Kamis (19/7). Pemanggilan Direktur PD Puspahastama, Sukendro, Jumat (20/7) pagi kemarin.

Pemilik tiga penggilingan padi, yang terdapat di wilayah Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, urung dipanggil. Kejari masih fokus mengejar keterangan dari dua manajemen perusahaan tersebut.

“Kami masih mencari kejelasan transaksi pembelian beras kepada tiga ricemill itu. Yang membeli itu UD Dewi Sri atau PD Puspahastama, ” kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari, Wawan Kustiawan, kemarin.

Sri Sulawarti dimintai keterangan sekitar lima jam. Dia dicecar sepuluh pertanyaan terkait benang kusut transaksi tiga pihak itu. Pun begitu dengan Sukendro yang baru kemarin dipanggil lagi Kejaksaan.

Jangan Galau

Sebagaimana diketahui, kejelasan masalah tersebut menjadi bagian dari “pekerjaan rumah” bagi Kejari Purbalingga, setelah berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Tengah.

Dari penyidikan sebelumnya diketahui tiga penggilingan padi tersebut merupakan tempat pengambilan beras untuk memenuhi kebutuhan pengiriman beras oleh PD Puspahastama ke PT Pertani Jakarta.

“Ini siapa yang mengambil beras ke tiga tempat itu, UD Dewi Sri atau malah PD Puspahastama, ” ujarnya. Wawan curiga ada informasi yang ditutup-tutupi, sehingga informasi dari dua perusahaan itu kerap tidak klop.

Sebelumnya Ketua LSM Fakta Sasongko Pramudjito berharap kasus tersebut segera berlabuh ke meja hijau. Dia mengatakan, jangan sampai gugatan PD Puspahastama ke UD Dewi Sri dan Samsul Huda membuat penyidik galau.

“Kami berharap sekali kasus itu bisa sampai ke pengadilan. Kami sangat mendorong kasus PD Puspahastama itu bisa dituntaskan, ” kata Sasongko dalam sebuah kesempatan diskusi dengan Kejaksaan, awal pekan ini.(H83-55)

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42