Logo kotaperwira.com

Kabupaten Karanganyar Adopsi Pengelolaan Pasar Segamas Purbalingga

Purbalingga – Kabupaten Karanganyar berencana mengadopsi pengelolaan Pasar Segamas Purbalingga. Bupati Karanganyar Hj Rina Iriani Sri Ratnaningsih S.Pd M.Hum tertarik dengan pengelolaan pasar yang telah diatur dengan peraturan daerah (perda) tersendiri. Hingga kini Kabupaten Karanganyar yang telah memiliki beberapa pasar wisata belum memiliki perda khusus. Perda pasar yang dimiliki masih mengatur seluruh pasar yang ada di kabupaten Karanganyar.

“Kami tertarik dengan pasar yang menjadi juara satu. Sedangkan kita juara dua. Saya penasaran, ada apa di pasar Segamas. Ternyata disini telah memiliki perda sendiri,” ujar Rina Iriani, S.Pd, M.Pd kepada wartawan usai melakukan Anjangkarya di pasar Segamas Purbalingga, Sabtu (14/5).

Selain Bupati Rina Iriani, kunjungan anjangkarya ke Segamas diikuti jajaran Dinperindagkop, Dishubkominfo, Pariwisata dan kalangan pers cetak, elektronik dan media online. Anjangkarya rombongan bupati Karanganyar juga mengagendakan berkunjung ke obyek wisata air Bojongsari (Owabong).

Di Segamas, rombongan diterima Asisten Pemerintahan Kodadiyanto SH MM, Kepala DPUK Ir Sigit Subroto, MT dan Kepala Dinperindagkop Drs Agus Winarno, M.Si.

Ia menuturkan kunjungannya ke Purbalingga juga berkaitan telah diresmikannya renovasi Pasar Tuban yang terletak di Desa Tuban, Gondangrejo, oleh Gubernur Jateng, Bibit Waluyo, petengahan Maret lalu.

Dia menyatakan setelah kunjungan ke Segamas, dirinya akan mengkaji kemungkinan dibuatnya perda pasar secara mandiri.

“Kita akan kaji kemungkinannya. Kebetulan dewan juga ikut serta. Jadi mudah-mudahan kalau memang ini menguntungkan rakyat, kita juga akan buat perdanya,” katanya.

Los pasar yang dilengkapi sekat juga menarik perhatian bupati perempuan pertama di wilayah eks karesidenan Surakarta itu. Hanya saja menurut Rina, los pasar di Purbalingga terlalu sempit. Karenanya dia akan membuat los pasar lebih lebar sehingga pengunjung dapat lebih nyaman.

Data yang dihimpun Bagian Humas Setda Purbalingga menyebutkan, Pasar Segamas Purbalingga menjadi juara I Lomba Pasar Tradisional se-Provinsi Jateng 2010. Pada lomba ini, urutan berikutnya diraih oleh Pasar Wisata Tawangmangu, Karanganyar sebagai Juara II, dan Pasar Gading Kota Surakarta sebagai juara III. Sejak 2010, pengelolaan Pasar Segamas dipayungi dua perda sekaligus yakni Perda Pengelolaan Pasar Segamas dan Perda Retribusi Pasar Segamas.

Pasar tradisional yang dibangun di atas lahan seluas 5 hektar dan luas bangunan 18.560 meter persegi tersebut menelan biaya sebesar Rp 21,7 miliar yang sepenuhnya ditanggung APBD Kabupaten Purbalingga dengan dukungan APBD Provinsi Jawa Tengah.

Selain dikelola dengan manajemen modern dan penataan kawasan berbasis lingkungan, pasar ini pun dilengkapi dengan fasilitas teknologi modern seperti CCTV.

Sumber: Purbalinggakab

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42