Logo kotaperwira.com

Jembatan Linggamas Dibangun Sekitar Akhir Juli

PURBALINGGA – Pembangunan Jembatan Linggamas yang menghubungkan wilayah Kemangkon Kabupaten Purbalingga dan wilayah Sokaraja Kabupaten Banyumas bakal segera dibangun. Hasil rapat kordinasi Pemkab Purbalingga dengan pemkab Banyumas, Selasa (10/7) kemarin, menyatakan pembangunan jembatan dilakukan sekitar 18-19 Juli mendatang. Saat ini, pelaksanaan pembangunan jembatan masih masuk masa sanggah banding, sampai 16 Juli mendatang.

Kepala DPU Purbalingga, Ir Sigit Subroto MT mengatakan, sehari setelah masa sanggah habis, dilakukan penunjukkan penyedia jasa konstruksi (17 Juli). Kemudian, saat sudah selesai, dilanjutkan dengan pencanangan dimulainya kegiatan fisik.

“Kami tadi sudah meninjau bersama lokasi pencanangan dimulainya pembangunan jembatan itu,” ujarnya, Selasa (10/7) sore kemarin.

Tahun ini pemkab sudah melakukan penimbunan tanah di belakang pangkal jembatan (oprit), abutment (pangkal jembatan) dan pilar di sisi timur sungai Serayu. Sementara Banyumas juga membangun oprit yang sama di sisi Barat sungai.

Lebih lanjut dikatakan, jembatan Linggamas akan menghubungkan desa Kedungbenda (Kemangkon) Purbalingga dengan desa Petir (Sokaraja) Banyumas. Tiga sumber dana akan mendukung pembangunan jembatan Linggamas. Masing-masing dana yang bersumber dari APBD Purbalingga, APBD Banyumas dan Provinsi Jateng.

“Rencana awal, dana yang dibutuhkan sekitar Rp 20 milyar. Dengan alokasi masing-masing kabupaten Rp 7,5 milyar. Kekurangan akan diusulkan kepada pemprov,” tambahnya.

Jika jembatan ini berhasil diwujudkan, maka akses jalan Purwokerto (Banyumas) ke Kemangkon (Purbalingga), akan semakin singkat. Jalur ini nantinya bisa menjadi jalan tembus kendaraan yang hendak menuju wilayah Banjarnegara hingga Wonosobo dan Semarang.

“Kemungkinan total pembangunan akan dilanjutkan di tahun 2013. Purbalingga juga membangun dan Banyumas membangun. Dilanjutkan di tahun 2013,” katanya.

Seperti diketahui, sebelumnya di wilayah Desa Kedungbenda juga sudah diwacanakan dibangun pabrik gula mini. Namun karena berbagai kondisi, pembangunan itu urung dilakukan karena pihak calon investor tidak ada tindak lanjut. Hanya saja, pembangunan jalan itu kabarnya akan mendukung pengembangan Bandara Wirasaba menjadi bandara komersial.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42