Logo kotaperwira.com

Jelang Perayaan Tahun Baru, Ratusan Pendaki Banjiri Gunung Slamet

KARANGREJA – Usai dicabutnya larangan pendakian sejak beberapa bulan lalu, posko pendakian melalui Bambangan desa Kutabawa kecamatan Karangreja mulai kembali dibanjiri pendaki dari berbagai daerah. Sebagian besar merupakan pendaki dari Jakarta yang akan merayakan Tahun Baru 2012 di Puncak Gunung Slamet.

Jumlahnya mencapai sekitar 300 pendaki. Jumlah itu kemungkinan bisa bertambah seperti pengalaman tahun-tahun lalu, sebelum jalur pendakian itu ditutup.

“Mereka sudah menghubungi via telepon dan kemungkinan akan datang ke lokasi sekitar tanggal 30-31 mendatang. Pendaki lokal biasanya juga ramai. Apalagi jalur ini sudah lama ditutup untuk pendakian,” papar petugas posko Bambangan, Sugeng, Minggu (25/12).

PNS di Dinbudparpora itu juga mengatakan, retribusi masuk jalur pendakian Gunung Slamet per orang masih sama, yaitu Rp 3.500. Biasanya mereka akan berkumpul di sekitar basecamp pondok pemuda yang berada tepat di mulut pintu pendakian Bambangan.

Pihaknya sudah berupaya menyiapkan posko maupun persiapan lain termasuk berkordinasi dengan pihak terkait teramsuk Dinbudparpora Purbalingga. Dirinya yakin jika akhir tahun ini pendakian benar-benar akan membludak.

Sugeng menambahkan, rute pendakian juga sudah disiapkan. Ia merinci, jarak tempuh pendakian sejak basecamp hingga puncak mencapai 17 kilometer. jarak itu dapat ditempuh dengan waktu rata- rata 8-9 jam. Sementara ketinggain total gunung mencapai 3.428 mdpl.

Data yang dihimpun Radarmas dari Bidang Pariwisata Dinbudparpora, pada awal Oktober dan November baru ada 40 pendakian dengan jumlah pendaki tak sampai seratus.Seperti diketahui, jalur pendakian itu selama dua tahun lebih ditutup karena status gunung api yang waspada. Akibatnya, pendapatan asli daerah (PAD) dari pos pendakian Bambangan bihil pada dua tahun itu. Target PAD Rp 25 juta setahun tak pernah tercapai.

Dari sejumlah keterangan warga sekitar posko, saat masih ada larangan pendakian, minat pendaki masih tinggi. Ada yang tetap nekat naik, meskipun jumlahnya hanya belasan dan keselamatan ditanggung sendiri.

Tags: , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42