Logo kotaperwira.com

Jelang Penilaian Adipura, Purbalingga Galakan Gerakan Kebersihan

Purbalingga – Menjelang penilaian Adipura, pemkab Purbalingga meningkatkan pelaksanaan gerakan kebersihan di wilayah kota. Gerakan kebersihan itu dilaksanakan secara serempak melalui kegiatan Jum’at Bersih yang dilaksanakan oleh jajaran pemkab dan warga masyarakat.

Kegiatan Jum’at Bersih dilaksanakan di tempat-tempat umum seperti pinggir jalan, lingkungan pertokoan, lingkungan sekolah, pasar dan perkantoran. “Hari ini dilaksanakan gerakan kebersihan dari siswa di lingkungan SMP Negeri 3, SMA Muhammadiyah I dan MAN Purbalingga,” kata Kepala Kantor Lingkungan Hidup Purbalingga Drs Ichda Masrianto M.Si di sela-sela mendampingi Bupati memantau kebersihan kota, Jum’at (28/10).

Ichda menambahkan, selain gerakan kebersihan oleh para siswa, juga dilakukan gerakan kebersihan sungai oleh LSM Mahardika Centre. Mereka melakukan kerja bhakti membersihkan aliran sungai Larangan, sungai Gringsing dan Gemuruh. “Gerakan kebersihan Jum’at Bersih akan kita lakukan secara rutin dengan melibatkan seluruh jajaran dinas/instansi di wilayah kota Purbalingga. Jadwal dan lokasinya sudah kita kirimkan,” katanya.

Saat memantau kebersihan pasar Segamas, Bupati yang didampingi Asisten I, Asisten II dan sejumlah kepala dinas terkait menyempatkan melihat pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal di lokasi kios cabut bulu. Diakui Ichda, pihaknya tengah membuat 3 unit IPAL Komunal khusus Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM). Ketiga unit IPAL itu dibangun di desa Selanegara Kecamatan Kaligondang (UMKM Tahu Tempe), desa Senon Kecamatan Kemangkon (UMKM Kerupuk Singkong) dan Pasar Segamas.

“Dilokasi ini terdapat 9 kios cabut bulu yang berpotensi mencemari sungai yang ada di sekitar kios. Kita bangun IPAL untuk menampung limbah cair dari kegiatan usaha mereka,” tambah Ichda.

Sementara itu, Bupati Drs H Heru Sudjatmoko M.Si meminta semua elemen masyarakat benar-benar diberdayakan. Hal ini dilakukan karena pada penilaian Adipura kali ini, semua lokasi perkotaan menjadi titik pantau penilaian. Termasuk keterlibatan para pedagang pasar Segamas, dokar hias di sekitar alun-alun, PKL, sekolah-sekolah di perkotaan hingga keluarga-keluarga yang tinggal di permukiman padat penduduk.

Bupati juga berpesan kepada jajaran pemkab terutama yang memiliki tupoksi di bidang kebersihan agar tidak bosan-bosan memberi pengertian kepada warga masyarakat untuk senantiasa membudayakan hidup bersih. “Kalau bupatinya cerewet, kepala pasarnya harus lebih cerewet. Apalagi camatnya. Termasuk Satpol PP. Saya minta lebih intensif lagi menata ketertiban kota,” tandas Bupati.

Seperti diberitakan sebelumnya, penilaian Adipura tahun ini lebih komplek dibanding penilaian tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, penilaian hanya mencakup kebersihan dan keteduhan. Mulai tahun ini penilaian meliputi keseluruhan unsur untuk menciptakan eco city atau kota yang sehat, hijau dan bersahabat dengan lingkungan.

Kompleksitas penilaian mencakup pemanfaatan lain penanganan sampah, pemantauan kualitas badan air, pelaksanaan standar pelayanan minimal di bidang lingkungan hidup, estetika kota, kesesuaian Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan peran aktif masyarakat.

Tags: , , , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42