Logo kotaperwira.com

Jelang Lebaran Warga Simpan Emas di Pegadaian

Waspadai Kejahatan

BUKATEJA – Unit Pegadaian Bukateja mulai ramai disambangi masyarakat. Memasuki pekan kedua Ramadhan ini, pegadaian menjadi tujuan sebagian besar warga untuk mendapatkan dana tunai guna memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran nanti. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada Ramadhan kali ini banyak warga yang memanfaatkan pegadaian sebagai tempat penyimpanan barang-barang berharga dibanding tempat untuk mendapatkan dana tunai.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pegadaian Unit Pelayanan Cabang Bukateja, Edi Supriyono. Menurutnya, saat ini pola pikir masyarakat sudah sedikit berubah. Jadi, selain untuk mendapatkan uang, masyarakat memberi fungsi lain kepada pegadaian sebagai tempat penyimpanan barang berharga.

“Hal itu dapat terlihat dari besaran uang yang diterima masing-masing pemohon. Biasanya pemohom selalu meminta batas atas sesuai harga barang yang digadaikan sebesar 60 persen. Namun saat ini, kebanyakan masyarakat hanya mengambil uang sebesar 15 hingga 30 persen saja. Padahal batas bawah uang tunai terhadap barang yang digadaikan adalah sebesar 15 persen,” jelasnya.

Dari hal tersebut, Edi mengambil kesimpulan, saat ini masyarakat dapat berpikir lebih matang sebelum menerima uang tunai dari pegadaian. Selain itu, pihak pegadaian juga tidak mempermasalahkan hal itu. Hanya saja, setiap harinya pegadaian kadang masih menyisakan uang kas.

“Jika tahun-tahun sebelumnya kami selalu kehabisan kas, saat ini kami justru kelebihan kas. Memang tidak baik, namun kami akan tetap melayani masyarakat sesuai prosedur pegadaian,” imbuhnya.

Edi menambahkan, sampai saat ini, jenis barang yang dominan digadaikan warga adalah pehiasan dan logam mulia. Untuk kendaraan atau alat elektronik lainnya juga ada, hanya saja jumlahnya masih sedikit.

Sementara itu, Wahyu Mursita (30), warga Kebutuh Bukateja mengaku, dia memilih untuk menyimpan barang-barang berharganya di pegadaian, mengingat tingkat kejahatan yang tinggi mendekati Lebaran.

“Jika disini (pegadaian), selain mendapatkan uang, saya juga bisa merasa tenang terhadap barang-barang saya,” ungkapnya. Sumber: Radar Banyumas.

Tags: , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42