Logo kotaperwira.com

Ilusi 81 Buka Posko Selamatkan Nyawa Darsem

Kota – Nasib Darsem, tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi yang harus menghadapi pilihan membayar denda Rp 4,7 miliar atau menjalani hukuman pancung, mengundang perhatian masyarakat. Karenanya, Ikatan Alumni SMP Negeri 1 Purbalingga Lulusan Tahun 1981 (Ilusi 81) Purbalingga tergerak untuk membuka Posko Selamatkan Nyawa Darsem.

“Ilusi 81 berusaha membantu menggalang dana untuk membayar denda yang dibebankan kepada Darsem. Mudah-mudahan, setelah Ilusi 81 membuka posko, daerah-daerah lain juga tergerak untuk melakukan hal serupa,” tutur Koordinator Ilusi 81 Purbalingga, Agung Purbadi disela-sela penggalangan dana dan lelang lukisan untuk dana Darsem, di alun-alun Purbalingga, Minggu (6/3).

Di tempat itu, Cune Yulianto, salah satu anggota Ilusi 81 membuat lima lukisan dan dilelang di tempat yang sama. Hasil penjualan lukisan itu seluruhnya akan disumbangkan untuk membayar denda Dasem. Seorang pengusaha di Purbalingga menyatakan akan membeli salah satu lukisan karya Cune.

Diungkapkan Agung, Ilusi 81 tergerak untuk membuka posko Selamatkan Darsem, karena isu TKW yang terancam dihukum pancung itu tidak seheboh kasus Prita Mulyasari yang mencuat pertengahan 2009 hingga 2010. Kisah wanita yang berhadapan secara hukum dengan sebuah rumah sakit swasta di Tangerang itu mampu menggerakan masyarakat untuk menggalang Koin Prita.

Menurut Agung, isu Darsem tenggelam oleh hiruk-pikuk kisruh PSSI dan hak angket DPR RI, sehingga nasib Darsem yang diujung tanduk luput dari perhatian publik. “Ini menyangkut nyawa seseorang. Ilusi 81 mengetuk simpati dan empati masyarakat, khususnya di Purbalingga,” ujar Agung.

Untuk menyalurkan dana bantuan bagi Darsem, Ilusi 81 membuka rekening khusus di BRI Cabang Purbalingga nomor 0074-01-027111-50-0. Darsem, TKW asal Kabupaten Subang Jawa Barat, dituduh membunuh majikannya dan divonis hukuman pancung oleh pengadilan di Arab Saudi. Perempuan berusia 25 tahun itu terpaksa membunuh demi membela kehormatannya dari renggutan si majikan yang hendak memperkosanya.

Keluarga majikannya bersedia memberi maaf dan hukumannya diganti dengan denda sebesar 2 juta riyal, atau setara dengan Rp 4,7 miliar. Bila dalam enam bulan denda itu tidak dibayarkan, hukuman pancung itu tetap dilaksanakan.

Sumber : Kedaulatan Rakyat

Tags: , , , ,
Fatal error: Call to undefined function stt_terms_list() in /home/kotaacom/public_html/wp-content/themes/purbalingga/single-default.php on line 42